Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemerintah Timor Leste Beri Sinyal Positif Penerbangan Rute Kupang–Dili

Pemerintah Timor Leste Beri Sinyal Positif Penerbangan Rute Kupang–Dili
ilustrasi penerbangan (freepik.com/onlyyouqj)
Intinya Sih
5W1H
  • Timor Leste menyambut positif rencana pembukaan kembali penerbangan internasional rute Kupang–Dili dan tengah memproses administrasi agar operasionalnya segera terealisasi.
  • Konsulat RDTL bersama Gubernur NTT serta Lion Air Group terus berkoordinasi, termasuk pengiriman surat permohonan resmi ke Kementerian Transportasi dan Telekomunikasi Timor Leste.
  • Penerbangan langsung ini diharapkan memperlancar mobilitas warga Timor Leste, terutama untuk kebutuhan mendesak, sekaligus memperkuat hubungan kedua wilayah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kupang, IDN Times - Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) merespons baik pembukaan penerbangan internasional di Bandara El Tari Kupang rute Kupang - Dili (RDTL). Menurut Konsul RDTL, Espedito da Conceicao saat ini proses administrasi untuk kemantapan operasi rute tersebut sedang berjalan.

Espedito juga menyatakan bahwa Timor Leste sangat mendukung dengan adanya program-program dan perencanaan pembangunan ke depannya, termasuk terkait penerbangan langsung ini.

1. Pertemuan dengan Gubernur NTT

FB_IMG_1772963797564.jpg
Konsul RDTL Espedito da Conceicao bertemu Gubernur NTT Melki Laka Lena. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Ia mengaku beberapa kali terjadi pertemuan antara Gubernur NTT, Melki Laka Lena, dengan pihaknya terkait dengan rencana hingga koordinasi pembukaan kembali rute internasional ini.

"Langkah pertama dengan koordinasi bersama Pak Gubernur. Kita bertemu beberapa kali dan sampaikan untuk membantu terealisasi penerbangan ini," jawab dia saat diwawancarai di kantornya, Jumat (6/3/2026).

Timor Leste sendiri, kata dia, juga memberi atensi akan status Bandara El Tari Kupang yang menjadi bandara internasional dengan penerbangan langsung ke Timor Leste. Hal ini juga tentu berdampak pada hubungan baik kedua wilayah.

2. Sudah surati pemerintah Timor Leste

pexels-olly-3760072.jpg
Ilustrasi surat permohonan (pexels.com/Photo by Andrea Piacquadio)

Selain itu, pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan beberapa pihak yaitu Dinas Perhubungan NTT dan juga dengan pihak maskapai.

"Untuk melihat apa yang bisa kita kolaborasikan bersama untuk mempercepat proses ini," lanjut dia.

Khusus untuk maskapai sendiri, yaitu Lion Air Group yang juga telah mendapatkan arahan sebelumnya dari Gubernur NTT untuk berkoordinasi dengan konsulat. Ia menyebut surat permohonan terkait penerbangan ini sudah dikirimkan dan ditinjau oleh pemerintah Timor Leste.

"Karena itu sampai saat ini kita koordinasi dan minta adanya surat permohonan dengan surat pengantar yang akan kita kirim ke Timor Leste untuk diteruskan ke kementerian terkait yaitu Kementerian Transportasi dan Telekomunikasi Timor Leste," tukasnya lagi.

3. Berdampak baik bagi mobilitas warga Timor Leste

IMG_20260306_124604.jpg
Konsul RDTL Espedito da Conceicao. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Terkait proses selanjutnya, kata Espedito, masih menunggu tanggapan lebih lanjut dari kementerian terkait di Timor Leste.

"Dan tetap kita follow up. Mudah-mudahan ada informasi baik dari sana. Kita bisa kolaborasi dari sini dengan pihak-pihak terkait," ungkapnya.

Menurutnya dengan ada penerbangan ini maka warga Timor Leste yang mungkin membutuhkan perjalanan yang cepat atau ada kebutuhan mendesak bisa memanfaatkan rute tersebut.

"Akan sangat membantu mobilitas warga negara Timor Leste yang semakin hari semakin tinggi baik dengan kendaraan pribadi atau mungkin ada kendala kesehatan sehingga butuh penerbangan langsung. Itu sangat penting sekali," tutup dia.

Kepala Dinas Perhubungan NTT, Mahadin Sibarani sebelumnya mengungkap tiga rute penerbangan internasional baru di Bandara El Tari, Kupang, salah satunya Kupang - Dili. Rute ini sebagai prioritas utama yang diharapkan dapat segera terealisasi pada 2026,

Status internasional di Bandara El Tari Kupang sempat dicabut pada April 2024 namun dikembalikan melalui Kepmenhub KM 38/2025 setelah lobi Wagub Johni Asadoma dengan Kemenhub.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us

Latest News NTB

See More