Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Gunung Lewotobi Erupsi Beruntun Pasca Gempa Bumi di Flores Timur

Gunung Lewotobi Erupsi Beruntun Pasca Gempa Bumi di Flores Timur
Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada 22 April 2026. (Dok PVMBG)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur mengalami erupsi beruntun pada 21–22 April 2026, dengan kolom abu mencapai hingga 1.600 meter di atas puncak gunung.
  • PVMBG mencatat lonjakan gempa tektonik lokal setelah gempa magnitudo 4,7 pada 8 April 2026 yang diduga memicu peningkatan aktivitas vulkanik di sekitar Pulau Solor dan Adonara.
  • Status gunung tetap di Level II (Waspada), masyarakat diminta menjauh minimal empat kilometer dari kawah serta waspada terhadap potensi lahar hujan dan paparan abu vulkanik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kupang, IDN Times - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat erupsi beruntun Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam dua hari terakhir, 21–22 April 2026.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, sebelumnya telah mengingatkan adanya potensi peningkatan aktivitas erupsi gunung api tersebut. Hal itu berdasarkan naiknya Gempa Tektonik Lokal, pasca gempa berkekuatan magnitudo 4,7 pada 8 April 2026 lalu. Gempa ini berdampak pada Pulau Adonara dan Solor di Flores Timur.

1. Tinggi kolom letusan hingga 1.200 meter

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada 22 April 2026. (Dok PVMBG)
Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada 22 April 2026. (Dok PVMBG)

Pasca itu erupsi terjadi berulang yang kemudian intens pada dua hari terakhir. PVMBG mencatat letusan terakhir terjadi pada Rabu pukul 17.03 WITA dengan kolom abu setinggi sekitar 1.600 meter di atas puncak atau 3.184 meter di atas permukaan laut.

Sebelumnya terjadi letusan setinggi 1.200 meter di pukul 13.53 WITA pada hari yang sama. Beberapa letusan lain muncul juga sejak pagi dengan ketinggian bervariasi antara 300-600 meter.

Aktivitas erupsi sudah terjadi beberapa kali sejak Selasa malam dengan kolom abu hingga 1.000 meter. Rata-rata erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo bervariasi antara 2,9-9,6 mm dan durasi letusan berkisar 1-4 menit.

2. Lonjakan gempa tektonik lokal

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada 22 April 2026. (Dok PVMBG)
Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada 22 April 2026. (Dok PVMBG)

Lana dalam laporan pengamatan periode 10–15 April 2026, mencatat gempa tektonik lokal yang melonjak signifikan di sekitar wilayah tersebut.

“Lonjakan ini bukan berasal dari aktivitas vulkanik, tetapi dipengaruhi gempa tektonik di sekitar Pulau Solor,” ujarnya.

Gempa tersebut, kata dia, telah memicu pelepasan tekanan dalam sistem vulkanik. Ia juga menjelaskan aktivitas gempa tektonik, baik lokal maupun jauh, dapat memengaruhi intensitas erupsi,

"Termasuk tinggi kolom abu yang dihasilkan karena itu masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan peningkatan aktivitas secara tiba-tiba," dia menjelaskan.

3. Masyarakat diminta menjauh hingga radius 4 kilometer

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada 22 April 2026. (Dok PVMBG)
Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada 22 April 2026. (Dok PVMBG)

Status Gunung Lewotobi Laki-laki saat ini masih berada pada Level II (Waspada). PVMBG menegaskan agar masyarakat dan wisatawan menjauh hingga radius 4 kilometer dari pusat erupsi.

Ia mengimbau warga di sekitar gunung untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan, terutama di wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Selain itu, warga yang terdampak hujan abu juga diminta menggunakan masker guna menghindari gangguan pernapasan.

Sementara ini pihak Pos Pengamatan Gunung Lewotobi di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, serta PVMBG terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah terus berkoordinasi dalam memantau perkembangan aktivitas gunung api tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News NTB

See More