Gubernur NTT salam jumpa pers bersama Forkompinda NTT terkait gempa Flores. (IDN Times/Putra Bali Mula)
Melki meminta pemilik toko sembako di seluruh daratan Flores membuka akses bagi tim kemanusiaan untuk mengambil dan menyalurkan makanan serta minuman kepada masyarakat terdampak. Menurutnya, bantuan logistik dari Kupang tidak dapat langsung menjangkau seluruh wilayah dengan jumlah yang banyak.
"Untuk semua toko-toko membuka diri diakses terhadap kinerja dari tim kemanusiaan baik TNI-Polri, maupun Pemda, ataupun swasta yang bertugas untuk menyalurkan bantuan makanan dan minuman, kalau kita bawa dari Kupang pasti tidak bawa banyak," tukasnya.
Ia ingin kebutuhan makanan dan minuman masyarakat segera terpenuhi sehingga tidak ada korban yang kelaparan. Pemerintah juga meminta toko-toko makanan dan minuman yang masih memiliki stok untuk membantu masyarakat terdampak.
"Kami minta toko-toko makanan dan minuman seluruh daratan Flores yang bisa dipakai untuk memberikan bantuan, kami minta dibuka aksesnya supaya saudara kita Flores tidak ada yang kelaparan karena tidak dapat makan," tambahnya.
Melki memastikan pemerintah akan mengganti biaya sembako yang dikeluarkan para pemilik toko untuk membantu korban bencana. Perhitungan pembayaran nantinya akan dikoordinasikan dengan pemerintah kabupaten, kota, maupun provinsi.
"Nanti dihitung saja bisa kita pemerintah kabupaten, kota, provinsi, kita cari jalan untuk membayar, tapi jangan sampai tidak ada yang tidak makan atau minum. Yang jual sembako hari ini saya ajak untuk tolong membuka diri," ujar Melki.