Kupang, IDN Times - Korban Terdampak gempa Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus bertambah. Angka korban yang terus naik ini dipaparkan dalam rapat Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah di wilayah terdampak pada Minggu (16/8/2026), di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Manggarai Barat. Rapat koordinasi penanganan gempa Flores yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap 53 orang meninggal dunia dan 110 orang mengalami luka-luka.
"Selain 53 korban jiwa, sebanyak 3.839 warga terdampak mengungsi hingga hari kedua pascagempa dan masih banyak warga yang memilih tidur di luar rumah karena takut terhadap gempa susulan. Wilayah Flores bagian utara itu yang terdampak serius,” " terang Gubernur NTT Melki Laka Lena.
