Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Euforia Piala Dunia, Polisi Ingatkan Suporter Ugal-ugalan akan Ditindak
Personel polisi di Kota Kupang saat amankan konvoi Tahun Baru 2026. (Dok Polresta Kupang Kota)
  • Polisi Kupang mengingatkan warga agar euforia Piala Dunia 2026 tidak melanggar aturan lalu lintas, terutama saat konvoi mendukung tim favorit di jalanan kota.
  • Polda NTT dan Polresta Kupang menegaskan akan menindak tegas pelanggaran seperti ugal-ugalan, penggunaan knalpot brong, mabuk miras, serta konvoi tanpa helm demi menjaga keselamatan publik.
  • Laga final Argentina versus Spanyol dijadwalkan berlangsung Senin dini hari waktu Indonesia, dan polisi memprediksi antusiasme warga meningkat hingga berpotensi munculnya konvoi besar di Kupang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Polisi di Kupang mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan konvoi kendaraan secara ugal-ugalan atau menutup jalan saat merayakan final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol.
  • Who?
    Pernyataan disampaikan oleh Dirlantas Polda NTT Kombes Pol Dedy Eka Jaya Helmi dan Kasatlantas Polresta Kupang Kota Kompol Ade Triken Deayomi kepada para penggemar sepak bola di Kupang.
  • Where?
    Kegiatan dan imbauan ini berlangsung di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, dengan fokus pada sejumlah ruas jalan yang berpotensi digunakan untuk konvoi kendaraan.
  • When?
    Peringatan disampaikan pada Sabtu, 18 Juli 2026, menjelang laga final Piala Dunia 2026 yang akan digelar dini hari Senin, 20 Juli 2026 waktu Indonesia bagian tengah.
  • Why?
    Tindakan tegas dilakukan untuk menjaga ketertiban umum serta mencegah kecelakaan akibat perilaku berkendara berisiko seperti kebut-kebutan, penggunaan knalpot brong, atau konvoi tanpa helm.
  • How?
    Pihak kepolisian akan melakukan pengawalan dan pengaturan arus lalu lintas di titik-titik tertentu serta menindak langsung pelanggaran sesuai undang-undang lalu lintas yang berlaku.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Banyak orang di Kupang mau konvoi karena senang tim bola Argentina dan Spanyol main di final Piala Dunia. Polisi bilang boleh senang tapi jangan ugal, jangan tutup jalan, dan harus pakai helm. Kalau ada yang ngebut atau pakai knalpot bising bisa ditindak. Sekarang polisi siap jaga jalan biar semua aman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Antusiasme warga Kupang menjelang final Piala Dunia 2026 menunjukkan semangat kebersamaan yang tinggi, sementara langkah kepolisian menegaskan komitmen menjaga keselamatan publik tanpa mematikan euforia masyarakat. Dengan pengawalan dan pengaturan arus lalu lintas, kegembiraan pendukung dapat tetap tersalurkan secara tertib, aman, dan menghormati sesama pengguna jalan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kupang, IDN Times - Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengimbau masyarakat yang akan merayakan final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol agar tetap mematuhi aturan lalu lintas. Euforia kemenangan tidak boleh mengorbankan keselamatan maupun mengganggu ketertiban umum.

Direktur Lalu Lintas Polda NTT, Kombes Pol Dedy Eka Jaya Helmi, memperkirakan antusiasme masyarakat akan meningkat menjelang laga final yang berpotensi memicu konvoi kendaraan di sejumlah ruas jalan Kota Kupang.

Meski demikian, ia menegaskan perayaan kemenangan harus dilakukan secara tertib dan tidak melanggar hukum.

"Kami mendukung masyarakat mengekspresikan kegembiraan, termasuk melalui konvoi. Namun, jangan sampai euforia berlebihan justru membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," kata Dedy, Sabtu (18/7/2026).

1. Ugal hingga tutup jalan tak dibenarkan2

Ilustrasi polisi lalulintas sedang mengamankan jalan di Kota Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Menurutnya, kepolisian akan melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi konvoi komunitas sepak bola. Namun, petugas tidak akan ragu menindak pelanggaran yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan.

"Jangan terlalu larut dalam euforia kemenangan. Hindari tindakan yang mengganggu ketertiban umum atau melanggar aturan lalu lintas hingga menyebabkan kecelakaan," ujarnya.

Dedy juga mengingatkan peserta konvoi agar tidak menutup jalan, tidak berkendara secara ugal-ugalan, serta tetap menghormati hak pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya.

"Konvoi boleh dilakukan, asalkan tetap tertib, tidak menghambat arus lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan," tegasnya.

2. Larang knalpot brong, ngebut dan konvoi tanpa helm

Personel polisi di Kota Kupang saat amankan konvoi Tahun Baru 2026. (Dok Polresta Kupang Kota)

Senada dengan itu, Kasatlantas Polresta Kupang Kota Kompol Ade Triken Deayomi menegaskan pihaknya akan menindak tegas pelanggaran lalu lintas selama perayaan final Piala Dunia, termasuk penggunaan knalpot brong, balap liar, hingga pengendara yang berada di bawah pengaruh minuman keras.

"Pengendara wajib menggunakan helm, tidak memakai knalpot brong, tidak kebut-kebutan, dan tidak mengganggu ketertiban umum. Pelanggar akan kami tindak sesuai ketentuan yang berlaku," kata Triken.

Ia memastikan tidak ada toleransi bagi pelanggar yang dengan sengaja membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat menyalurkan euforia dengan cara yang lebih positif, seperti menggelar nonton bareng bersama keluarga, teman, atau komunitas tanpa mengganggu ketertiban umum.

3. Laga Spanyol dan Argentina berlangsung dini hari

Personel polisi di Kota Kupang saat amankan konvoi Tahun Baru 2026. (Dok Polresta Kupang Kota)

Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Argentina dan Spanyol setelah kedua tim sukses menyingkirkan lawannya di babak semifinal. Argentina melaju usai mengalahkan Inggris 2-1, sedangkan Spanyol memastikan tiket final setelah menundukkan Prancis 2-0.

Sebelum laga puncak, pertandingan perebutan tempat ketiga antara Prancis dan Inggris akan digelar pada Minggu, 19 Juli 2026, pukul 04.00 WIB. Adapun final Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung di Stadion New York/New Jersey, Amerika Serikat, pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB atau sekitar pukul 03.00 WITA.

Kepolisian memprediksi tingginya antusiasme masyarakat akan memicu konvoi kendaraan usai pertandingan. Karena itu, seluruh suporter diimbau merayakan hasil pertandingan secara bijak dengan tetap mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas.

Curated For You

Editorial Team

Related Article