Mataram, IDN Times - Dosen di Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Mataram (Unram) dengan inisial AW dipecat sebagai tenaga pendidik di kampus negeri terbesar di Nusa Tenggara Barat (NTB). Keputusan ini diambil setelah oknum dosen tersebut terbukti melecehkan mahasiswi yang sedang dalam bimbingan skripsi.
Joko Jumadi, Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Unram mengungkapkan, pihaknya telah melakukan serangkaian tindakan dan investigasi menyeluruh terkait kasus ini. Hasil dari pemeriksaan tersebut menunjukkan bahwa laporan dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan oleh korban telah terbukti benar.
Peristiwa ini menunjukkan komitmen Unram dalam menanggapi serius kasus kekerasan seksual dan menjaga lingkungan kampus yang aman bagi seluruh mahasiswa dan tenaga pendidik.
