Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bocah Di Lotim Hilang Terbawa Air Bah Gorong-gorong
Penulis

Lombok Timur, IDN Times - Nasib naas dialami bocah 8 tahun atas nama Muhammad Faisal Mursid Anwar warga Kelayu Peresak, Kelurahan Kelayu Selatan Kecamatan Selong Lombok Timur. Usai bermain hujan bersama teman-temannya, bocah yang masih duduk di bangku kelas 2 SD ini hilang terbawa derasnya arus air di dalam gorong- gorong jalan raya, di simpang empat Pores Kota Selong Lombok Timur, Minggu (12/2/23). 

Kebetulan saat kejadian, gorong-gorong jalan raya Kota Selong, penuh dengan air bah, setelah hujan deras melanda wilayah kecamatan Selong. Bahkan air bah sampai meluap  keluar dari lubang gorong-gorong. 

1. Korban terpeleset saat hendak ambil bola planet

Penulis

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari teman korban dan warga setempat,  korban hilang terbawa derasnya arus air gorong-gorong saat hendak mengambil sebuah bola plastik yang hanyut terbawa arus. Tetapi saat bola tersebut di ambil dan hendak berjalan ke arah jalan besar korban terseret arus luapan aliran air gorong-gorong.

"Sebelumnya korban ini tidak tahu kalau itu gorong-gorong, karena air yang meluap hingga ke jalan raya," ucap teman korban Faridil Umami, yang saat itu bermain hujan bersama.

2. Sempat ditarik teman korban Sebelum hilang terbawa arus

Penulis

Sebelum hanyut, korban bersama dengan dua teman lainnya yakni Lalu Agusma Putra Hadiyantowi dan Jimly Alpanani Rahman sempat bermain bola sembari mandi hujan. Saat hendak pulang, korban melihat bola yang hanyut di gorong-gorong pinggir jalan raya yang menghubungkan Kecamatan Selong dan Kecamatan Labuhan Haji tepatnya di depan perempatan Poros. Saat itu korban terpeleset masuk ke arus air gorong-gorong.

Teman korban yang melihat korban terpeleset sempat mencoba menggapai tangan korban, namun dikarenakan volume air yang tinggi dan derasnya air pada saat itu membuat usahanya sia-sia.

Hanyutnya korban membuat ketiga temannya berteriak minta tolong dan langsung melapor kejadian tersebut ke keluarganya. Mendengar hal itu, keluarga yang panik langsung melapor kejadian tersebut ke Tim Sar Lombok Timur. 

3. Awasi anak saat bermain hujan

Penulis

Setelah mendapatkan laporan dari keluarga korban, sekitar pukul pukul 15.00 Tim Sar bersama dengan Damkar Lombok Timur langsung melakukan pencarian.

Orang tua diminta untuk mengawasi anak-anaknya saat bermain hujan. Sehingga kejadian serupa tak terulang lagi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorRuhaili -

Related Article