Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bikin Ricuh, Pria di Kupang Mabuk dan Sakiti Diri Sendiri
Pria mabuk di Kupang buat ricuh dan lukai diri sendiri. (Dok Polresta Kupang Kota)
  • SB membuat keributan di dua lokasi di Kecamatan Maulafa, Kupang, setelah mengonsumsi moke bersama dua temannya pada Minggu petang.

  • Di rumah majikannya, SB membanting ponsel lalu melukai leher sendiri dengan pisau; di lokasi kedua, ia kembali membawa pisau sambil membuat warga resah.

  • Warga mengamankan SB sebelum polisi membawanya berobat ke Klinik Sint Kamilus dan mengembalikannya kepada keluarga; Polsek Maulafa akan meningkatkan patroli serta pengawasan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    SB membuat keributan di dua lokasi di Maulafa setelah mengonsumsi minuman keras, membanting ponsel, serta melukai lehernya sendiri menggunakan pisau hingga mengalami luka lecet.
  • Who?
    SB, warga RT 05/RW 03 Kelurahan Naimata; dua rekannya AT dan ML; warga sekitar; Kapolsek Maulafa AKP M. L. Petterson Riwu; serta personel piket SPKT Polres Maulafa.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di rumah majikan SB di Kelurahan Naimata dan di RT 12/RW 04 Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. SB kemudian dirawat di Klinik Sint Kamilus, Desa Oeltua.
  • When?
    Keributan terjadi pada Minggu petang, 25 Oktober 2026. Keterangan penanganan disampaikan AKP M. L. Petterson Riwu pada Selasa, 27 Oktober 2026.
  • Why?
    SB mengamuk setelah mengonsumsi minuman keras jenis moke bersama AT dan ML. Penyebab SB marah-marah per saat ini masih belum diketahui.
  • How?
    Warga mengamankan SB saat ia kembali membuat keributan sambil memegang pisau. Polisi mengumpulkan barang bukti, membawa SB untuk perawatan medis, menghubungi keluarganya, lalu mengembalikannya kepada keluarga setelah perawatan selesai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Seorang pria bernama SB mabuk lalu marah-marah di Kupang. Ia membanting HP dan melukai lehernya sendiri dengan pisau. SB lalu pergi dan membuat ribut lagi sambil memegang pisau. Warga mengamankannya. Polisi membawanya ke klinik. Sekarang SB sudah dirawat dan dikembalikan kepada keluarganya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kupang, IDN Times — Seorang pria berinisial SB membuat keributan di wilayah Kecamatan Maulafa sambil mabuk dan bertingkat aneh. Pria itu marah-marah tanpa penyebab yang jelas dan mencoba melukai diri sendiri menggunakan sebilah pisau. Ia menyabet lehernya sendiri menggunakan pisau tersebut.

Kejadian ini berlangsung pada Minggu, (25/10/2026) petang dan langsung ditangani Kapolsek Maulafa AKP M. L. Petterson Riwu bersama personel piket SPKT Polres Maulafa.

"Pria itu membuat keributan di dua tempat berbeda usai mabuk miras," jelas Petterson dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).

1. Marah-marah di rumah bosnya lalu lukai leher sendiri

Pria mabuk di Kupang buat ricuh dan lukai diri sendiri. (Dok Polresta Kupang Kota)

SB sendiri merupakan warga RT 05/RW 03 Kelurahan Naimata, awalnya bersama dua orang temannya, AT dan ML. Mereka mengonsumsi minuman keras jenis moke di salah satu lokasi yang berada di wilayah Kelurahan Naimata.

Ketiganya kemudian pulang ke rumah bos atau majikan mereka yang bernama RT. Setibanya di sana SB tiba-tiba mengamuk dan marah-marah, lalu membanting handphone miliknya sendiri ke lantai rumah.

"Tak berhenti di situ, SB mengambil sebilah pisau dari dalam tasnya dan menggorok lehernya sendiri dengan pisau tersebut, sehingga mengalami luka lecet di bagian leher," jelasnya.

2. Ditangkap warga dan dibawa polisi ke klinik

Pria mabuk di Kupang buat ricuh dan lukai diri sendiri. (Dok Polresta Kupang Kota)

SB langsung pergi setelahnya. Ia mengambil handphone dan tasnya kemudian pergi meninggalkan tempat tersebut ke wilayah RT 12 RW 04 Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

"Di lokasi kedua ini, SB kembali mengambil pisau dari dalam tasnya dan memegangnya di tangan sambil membuat keributan," jelas dia.

Keributannya itu membuat warga sekitar resah dan khawatir. Akhirnya warga mengamankan SB sebelum situasi semakin memburuk.

Polisi yang tiba di TKP pun mengumpulkan barang bukti sementara SB diamankan dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis sehingga situasi kembali kondusif. Petugas juga menghubungi keluarga SB untuk memberikan informasi terkait kejadian tersebut. Berkat penanganan cepat dari Polsek Maulafa.

"SB telah dikembalikan ke keluarganya setelah selesai mendapat perawatan medis di Klinik Sint Kamilus, Desa Oeltua, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang," jelasnya lagi.

3. Akan intensifkan patroli dan imbau warga tak konsumsi miras

Kapolsek Maulafa AKP M. L. Petterson Riwu. (Dok Polresta Kupang Kota)

Petterson menyampaikan untuk langkah-langkah preventif pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah hukum Polsek Maulafa, terutama pada jam-jam rawan, guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mengonsumsi minuman keras secara berlebihan, karena dapat memicu perilaku yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

"Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Jika melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat," imbaunya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article