Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kodam Rinambora Terbentuk, 1.000 Tentara Dididik di NTB Tahun Depan

Kota Mataram
3 min read
Kodam Rinambora Terbentuk, 1.000 Tentara Dididik di NTB Tahun Depan
​Pangdam XXX/Rinambora, Mayjen TNI Edi Saputra. (IDN Times/Muhammad Nasir)
  • Kodam XXX/Rinambora resmi dibentuk pada 5 Oktober 2026, membuka peluang rekrutmen besar bagi warga NTB untuk mengisi batalyon teritorial dan satuan pendukung TNI AD.
  • Proses seleksi calon prajurit direncanakan akhir 2026, dilanjutkan pendidikan awal 2027; NTB akan mendidik khusus 1.000 tentara meski fasilitas Rindam masih dibentuk.
  • Kodam sementara menempati bekas kantor Korem 162/Wira Bhakti di Mataram, sementara lokasi Makodam permanen dikaji antara lahan 20 hektare di Lombok Tengah dan bekas markas Korem.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mataram, IDN Times - Komando Daerah Militer (Kodam) XXX/Rinambora resmi dibentuk pada 5 Oktober 2026. Kehadiran Kodam baru di Nusa Tenggara Barat ini membawa angin segar bagi putra dan putri NTB yang berkeinginan menjadi prajurit TNI AD.

​Pangdam XXX/Rinambora, Mayjen TNI Edi Saputra, mengatakan pembentukan satuan-satuan baru TNI AD termasuk Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Batalyon TP) dan satuan pendukung lainnya membutuhkan rekrutmen personel dalam jumlah besar. Hal ini menjadi peluang bagi putra dan putri NTB untuk menjadi prajurit TNI AD.

"Kami berharap bagi yang berkeinginan bergabung menjadi prajurit, dapat menyiapkan diri untuk menjadi tentara. Karena rekrutmen ini membutuhkan personel yang banyak," kata Edi dikonfirmasi usai bertemu Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri di Mataram, Senin (26/10/2026).

  1. 1. Tunggu kepastian jumlah rekrutmen calon tentara

    Sejumlah prajurit TNI AD dan Australia selesai mengikuti latihan bersama di lapangan tembak Tembalang.
    Sejumlah prajurit TNI AD dan Australia saat selesai latihan bersama di lapangan tembak Tembalang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

    Edi mengatakan pihaknya masih menunggu kepastian jumlah calon prajurit yang akan direkrut untuk penempatan di Kodam XXX/Rinambora. Namun, jumlah calon prajurit TNI AD yang akan direkrut cukup banyak mencapai ribuan orang.

    "Tetapi ini kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat mendaftar yang berminat menjadi prajurit TNI untuk segera mendaftar. Akhir tahun ini kita melakukan proses seleksi itu dan awal tahun 2027 akan mengikuti pendidikan," terangnya.

  2. 2. 1.000 tentara dididik khusus di NTB awal tahun depan

    Ilustrasi prajurit TNI (instagram.com/puspentni)
    Ilustrasi prajurit TNI (instagram.com/puspentni)

    Karena Kodam XXX/Rinambora merupakan Kodam baru, infrastruktur pendukung seperti Resimen Induk Komando Daerah Militer (Rindam) dalam proses pembentukan di NTB. Untuk sementara, penyelenggaraan pendidikan akan menginduk di Kodam IX/Udayana yang telah memiliki pangkalan dan sarana latihan yang memadai.

    Namun, mulai tahun depan wilayah NTB juga akan mulai menyelenggarakan pendidikan sebanyak 1.000 tentara. "Kebetulan NTB juga nanti menyelenggarakan pendidikan untuk 1.000 orang. Itu akan dididik khusus di NTB sebanyak 1.000 orang. Itu bagian dari program TNI AD untuk rekrutmen masyarakat menjadi prajurit TNI AD," kata dia.

  3. 3. Alternatif lokasi pembangunan Makodam XXX/Rinambora

    Ilustrasi prajurit TNI (instagram.com/puspentni)
    Ilustrasi prajurit TNI (instagram.com/puspentni)

    Edi menjelaskan saat ini, Kodam XXX/Rinambora menempati kantor sementara yang sebelumnya digunakan Korem 162/Wira Bhakti di Kota Mataram. Untuk lokasi permanen Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XXX/Rinambora, TNI AD masih mengkaji beberapa opsi alternatif lahan yang strategis.

    Sejumlah opsi yang dikaji meliputi pemanfaatan lahan di markas Korem yang lama serta koordinasi lanjutan dengan pemerintah daerah untuk penyediaan lahan yang representatif. Saat ini, kata dia, telah disiapkan lahan seluas 20 hektare di Lombok Tengah.

    Sementara alternatif di markas Korem yang lama memiliki luas kurang lebih 2 hektare. Pihaknya akan mendalami aspek prospek dan pematangan rencana pembangunan sebelum melaporkan keputusan final kepada Mabes TNI AD.

    "Kita akan melihat lebih dalam lagi nanti bagaimana prospeknya mematangkan rencana untuk pembangunan Makodam," tandasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More