Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Viral! Warga Bima Terobos Banjir saat Gotong Jenazah ke Kuburan

Viral! Warga Bima Terobos Banjir saat Gotong Jenazah ke Kuburan
Tangkapan layar saat warga Desa Sandue Gotong mayat terobos banjir bandang (Dok/Istimewa)
Share Article

Bima, IDN Times - Beredar sebuah video sejumlah warga menggotong keranda jenazah dengan menerobos banjir bandang di Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Peristiwa itu terjadi di Desa Sandue Kecamatan Sanggar, Kamis (4/4/2024) kemarin.

Peristiwa itu direkam dan viral di media sosial di Bima. Pada video yang beredar, sejumlah rombongan pengantar jenazah nekat menerobos banjir dari masjid ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) atau kuburan desa setempat.

1. Ruas jalan diterjang banjir bandang

ilustrasi berkendara saat hujan (unsplash.com/Thái An)
ilustrasi berkendara saat hujan (unsplash.com/Thái An)

Warga Desa Sandue Kecamatan Sanggar, Firdaus yang dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Peristiwa tersebut diakui terjadi pada Kamis (4/4/2024) pada pukul 13.00 Wita.

"Setelah jenazah disalatkan, ruas jalan dan pemukiman diterjang banjir. Kebetulan saat itu, Desa Sandue diguyur hujan lebat," katanya dikonfirmasi Jumat (5/4/2024).

2. Jenazah seorang penjual sayur keliling

Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mardya Shakti)

Warga yang terlanjur menggotong keranda jenazah terpaksa menerobos banjir. Mereka berjibaku melawan derasnya arus banjir bandang setinggi lutut orang dewasa.

“Yang meninggal seorang nenek penjual sayur keliling dari kampung Jala Desa Sandue. Almarhumah meninggal Rabu (3/4/2024), tapi baru dimakamkan (Kamis),” terangnya.

3. Proses pemakaman berlangsung lancar

Ilustrasi kuburan (pexels.com/Brett Sayles)
Ilustrasi kuburan (pexels.com/Brett Sayles)

Meski diadang banjir, proses pemakaman berjalan lancar. Saat dibawa ke TPU, warga menutup keranda dengan terpal agar tidak terkena air hujan.

“Desa Sandue sudah jadi langganan banjir tahunan. Kemarin siang (Kamis) banjir lumayan deras. Warga juga sempat was-was saat terobos banjir,” katanya.

Senada juga disampaikan Kepala Desa Sandue, Muhdar M Sidik. Saat jenazah hendak dibawa ke kuburan, tiba-tiba wilayah setempat diguyur hujan deras.

“Karena sudah terlanjur usai disalatkan, akhirnya warga terpaksa terobos banjir,” katanya

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Juliadin JD
Linggauni -
Juliadin JD
EditorJuliadin JD

Latest News NTB

See More

Hujan Lebat Guyur Wilayah NTB saat Musim Kemarau, Ini Penjelasan BMKG!

13 Jun 2026, 11:17 WIBNews