Foto massa aksi FPR Donggo-Soromandi (IDN Times/Juliadin Sutarman)
Menurut dia, aksi dari FPR Donggo-Soromandi sudah berjilid-jilid dengan tuntutan yang sama di Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Bima. Namun hingga hari ini, tak kunjung mendapatkan hasil.
Sementara pada aksi hari ini, kedua pimpinan eksekutif dan legislatif tersebut dipastikan tidak bakal hadir menemui massa. Mereka dikabarkan telah menghadiri agenda di luar daerah.
"Ini sebagai bukti bahwa Bupati Bima tidak ada niat baik untuk perbaikan jalan di Kecamatan Donggo-Soromandi," tegasnya.
Tidak hanya itu, Ainul Muwaris juga menyentil sikap Bupati Bima yang tidak malu jalan daerah diperbaiki pengusaha dan ditambal sulam oleh warga. Padahal fakta itu, secara jelas mempertontonkan ketidakmampuan mereka dalam membangun infrastruktur.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Bima, Kompol Herman mengimbau massa aksi agar tidak melakukan anarkis saat berlangsung unjuk rasa. Karena tindakan tersebut dapat merugikan diri sendiri dan orang banyak.
"Kami nanti akan bawa massa aksi untuk temui Wakil Bupati Bima di kantornya. Mereka akan diangkut menggunakan mobil Dalmas Polres," tandas Herman.