Tidak Diawasi, Seorang Bocah di Bima Tewas Tenggelam di Sungai

Kota Bima, IDN Times - Seorang bocah laki-laki berusia 4 tahun di Kelurahan Penaraga Kecamatan Raba Kota Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tewas tenggelam di sungai. Korban bernama Umar itu tenggelam diduga kakinya terpeleset lalu terjatuh ke sungai tidak lama setelah berada di luar pengawasan ayahnya.
"Iya benar, tim Polsek Rasana'e Timur bersama tim gabungan mengevakuasi jasad korban di Sungai La Cindo Kelurahan Penaraga," kata Kasubsi Humas Polres Bima Kota, Aipda Nasrun dikonfirmasi, Jumat (3/1/2025).
1. Diduga terpeleset lalu terjatuh ke sungai

Nasrun menerangkan, kejadian berawal saat korban dibiarkan bermain seorang diri di tepi sungai dekat rumah saat ayahnya pergi mandi, Kamis (2/1/2025). Saat itu, kaki korban diduga terpeleset lalu terjatuh ke sungai hingga akhirnya terseret arus.
"Kaki korban diduga terpeleset lalu jatuh ke sungai dan kemudian terbawa arus yang mengarah ke Dam Salo, Kelurahan Penaraga," terangnya.
2. Korban ditemukan mengapung oleh warga

Selanjutnya, korban lalu ditemukan dalam kondisi mengapung oleh warga bernama Hasan yang sedang mancing di tepi sungai. Melihat kejadian itu, saksi kemudian bergegas menginformasikan ke warga dan petugas untuk mengevakuasi korban.
"Korban lalu dievakuasi ke tepi sungai oleh warga dengan dibantu oleh tim gabungan TNI, Polri, BPBD dan Pos SAR Bima," terangnya.
Setelah itu, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima. Sayangnya, setelah diperiksa oleh tim dokter, korban dinyatakan meninggal dunia.
"Jasad korban selanjutnya dibawa ke rumah duka," jelas dia.
3. Warga diharapkan awasi anak bermain

Nasrun mengatakan, pihak keluarga menolak untuk melakukan autopsi jasad korban. Mereka menganggap kematian bocah malang itu sebagai musibah.
"Pihak keluarga korban telah ikhlas menerima musibah ini dengan lapang dada," bebernya.
Ia berharap dengan kejadian ini jadi pelajaran bagi warga Kota Bima untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak. Tidak membiarkan mereka bermain seorang diri terutama di tepi sungai.
"Semoga dari kejadian ini jadi pengingat bagi orang tua untuk mengawasi anak-anak," pungkasnya.





















