Penutupan Porprov XI NTB 2023 di GOR 17 Desember Kota Mataram, Minggu (26/2/2023). (IDN Times/Muhammad Nasir)
Mori menyebutkan kebutuhan anggaran Porprov NTB 2026 sebesar Rp15 miliar. Anggaran bersumber dari hibah Pemprov NTB melalui KONI NTB sebesar Rp10 miliar dan dukungan sponsorship sebesar Rp5 miliar.
Dia mengatakan venue pertandingan tersebar di sejumlah daerah, yakni Kota Mataram 33 cabang olahraga, Lombok Barat 5 cabang olahraga, Lombok Tengah 9 cabang olahraga, Lombok Timur 3 cabang olahraga, Lombok Utara 1 cabang olahraga, dan Sumbawa Barat 3 cabang olahraga.
Sementara, kirab api obor Porprov NTB yang dijadwalkan dimulai pada 15 Juli 2026 dari Sangiang, Kota Bima. Kirab akan melewati kantor bupati dan wali kota se NTB dengan melibatkan 66 personel tim sepeda dan atlet serta mendapat pengawalan dari patroli lalu lintas, Satpol PP, dan panitia pelaksana sebelum tiba di Pendopo Gubernur NTB.
Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda menekankan pentingnya menjaga stabilitas organisasi dan soliditas pembinaan olahraga menjelang PON 2028. Menurutnya, stabilitas organisasi sangat penting agar fokus pembinaan atlet dan persiapan menuju PON 2028 tidak terganggu.
Dia juga mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemerintah kabupaten/kota se-NTB untuk bersinergi dan ambil bagian dalam menyukseskan gelaran Porprov NTB 2026. Isvie menekankan bahwa kesuksesan pesta olahraga multievent tingkat provinsi ini bukan hanya tanggung jawab satu sektor, melainkan marwah bersama yang harus dijaga.
"Untuk pelaksanaan Porprov, kita berharap semua OPD ikut andil dalam membantu kesuksesan jalannya Porprov NTB," ujarnya.
Terkait kesiapan anggaran, Isvie menyebutkan saat ini dana yang baru dialokasikan sebesar Rp10 miliar. Selain itu, pemerintah daerah juga tengah membidik tambahan dana sebesar Rp5 miliar melalui sponsorship.
Meski anggaran terbilang terbatas untuk mencakup seluruh kebutuhan, Isvie optimistis hal tersebut bisa diatasi dengan sistem gotong royong antarinstansi. Dia mencontohkan, fasilitas penunjang seperti kendaraan dinas di DPRD bisa diperbantukan untuk operasional selama Porprov berlangsung.
"Ada anggaran baru dialokasikan Rp10 miliar, dan diharapkan ada Rp5 miliar dari sponsorship. Namun demikian, untuk kebutuhan lainnya bisa ditanggung bersama. Misalnya, di DPRD ada kendaraan yang bisa digunakan untuk keperluan Porprov," jelasnya.
Politisi Partai Golkar itu menggarisbawahi pentingnya komitmen penuh dari seluruh pemerintah daerah di tingkat kabupaten dan kota. Menurutnya, Porprov adalah panggung bersama untuk menjaring atlet-atlet berbakat yang akan membawa nama harum NTB di kancah nasional maupun internasional.
"Kabupaten dan kota harus terlibat semua. Kita semua punya kewajiban bersama untuk menyukseskan ini demi kepentingan kita bersama," tegasnya.