Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Seorang Apoteker di NTT Ditemukan Tewas di Tempat Kerja

Seorang Apoteker di NTT Ditemukan Tewas di Tempat Kerja
Ilustrasi Bunuh Diri (IDN Times/Arief Rahmat)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
  • Seorang apoteker wanita berinisial MML ditemukan meninggal dunia di apotek tempatnya bekerja di Kelurahan Lasiana, Kota Kupang, setelah tidak merespons panggilan keluarganya.
  • Polisi bersama tim Inafis Polresta Kupang melakukan olah TKP dan pemeriksaan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly tanpa menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.
  • Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah, menolak autopsi dengan surat pernyataan resmi, dan jenazah telah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kupang, IDN Times - Seorang apoteker perempuan berinisial MML (30) ditemukan tewas di tempat kerjanya pada sebuah apotek di wilayah Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Minggu (26/4/2026) sore. Jenazah MML pertama kali ditemukan oleh anggota keluarganya setelah korban tidak dapat dihubungi.

"Korban tidak merespons panggilan sejak siang hari, sehingga dicari keluarganya dan sudah meninggal dunia dalam kondisi tergantung," jelas Kapolsek Kota Lama, AKP Zainal Arifin Abdurahman.

Penafian: Berita ini memuat informasi tentang dugaan bunuh diri. Jika kamu atau orang terdekat sedang mengalami tekanan emosional, merasa putus asa atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, penting untuk segera mencari bantuan profesional, menghubungi layanan kesehatan, psikolog, psikiater atau orang terpercaya di sekitarmu.

1. Sempat dibawa ke rumah sakit

Ilustrasi pasien di rumah sakit (https://www.pexels.com/Tima%20Miroshnichenko)
Ilustrasi pasien di rumah sakit (https://www.pexels.com/Tima%20Miroshnichenko)

Zainal dalam keterangannya pada Senin (27/4/2026) menyampaikan korban yang juga sehari-harinya seorang apoteker telah mendapatkan penanganan dari polisi usai menerima laporan.

Pihaknya mendatangi lokasi bersama tim Inafis Polresta Kupang Kota untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Ia juga mengungkap jenazah korban yang sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang untuk pemeriksaan medis.

“Setelah menerima laporan, anggota bersama tim identifikasi menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal dan olah TKP,” katanya.

2. Ditemukan oleh dua saudaranya

Ilustrasi bunuh diri. (Dok. Istimewa)
Ilustrasi bunuh diri. (Dok. Istimewa)

Hasil pemeriksaan awal tim medis pun menyatakan tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga korban juga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

Polisi memastikan penanganan perkara telah dilakukan sesuai prosedur dan tidak menemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Sebelumnya, GL selaku adik korban menuju apotek tersebut yang terkunci pada siang hari dan tidak dibuka oleh korban meskipun ia terus memanggil. Kejadian ini pada pukul 13.00 WITA.

Kemudian datang saudarinya yang lain SL setelah dihubungi GL pada pukul 16.00 WITA. Ia lalu mendorong pintu belakang apotek dan melihat saudarinya dalam kondisi tergantung di belakang pintu. Keduanya pun berusaha masuk dan memeluk korban sambil menangis lalu menghubungkan keluarga dan polisi.

3. Tolak autopsi dengan surat pernyataan

ilustrasi dokumen asuransi
ilustrasi dokumen asuransi (pexels.com/Mikhail Nilov)

Sementara Tim Inafis Polres Kota Kupang Kota tiba di TKP pada pukul 18.00 WITA dan memasang garis polisi dan mengolah TKP juga pemeriksaan terhadap jenasah Korban. Jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka di wilayah Kelurahan Oepura Kecamatan Maulafa Kota Kupang untuk proses pemakaman.

"Keluarga juga menerima kematian korban sebagai suatu musibah dengan dibuatkan surat pernyataan keberatan untuk dilakukan autopsi," jelasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us

Latest News NTB

See More