Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sejumlah Rumah di Loteng Rusak saat Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Sejumlah Rumah di Loteng Rusak saat Hujan Lebat Disertai Angin Kencang
Ilustrasi rumah yang rusak akibat hujan lebat dan angin kencang. (ANTARA)
Share Article

Lombok Tengah, IDN Times - Hujan lebat yang disertai petir dan angin puting beliung terjadi di sejumlah tempat di Lombok. Hal ini mengakibatkan sejumlah rumah dan kandang ayam di Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) rusak berat.

"Sekitar lima unit rumah warga rusak diterjang angin kencang dan tertimpa pohon tumbang," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Tengah, H Ridwan Maruf seperti diberitakan Antara pada Rabu (3/1/2024).

1. Hujan disertai petir dan angin kencang

Ilustrasi hujan di kota (unsplash.com/bckfwd)
Ilustrasi hujan di kota (unsplash.com/bckfwd)

Peristiwa bencana alam itu terjadi setelah daerah setempat diguyur hujan lebat dengan intensitas cukup tinggi yang disertai petir dan angin kencang. Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

Sebanyak dua pemilik rumah mengalami luka-luka dan saat ini telah dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan medis. Hujan dengan angin kencang sudah terjadi selama beberapa hari terakhir.

"Korban saat ini sedang menjalani perawatan medis di puskesmas," katanya.

2. Pohon tumbang

Ilustrasi hujan lebat disertai angin kencang. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Ilustrasi hujan lebat disertai angin kencang. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Setelah kejadian itu, pihaknya yang menerima informasi langsung turun mengevakuasi pohon yang tumbang dan menimpa rumah warga tersebut dan melakukan pendataan kerusakan.

Akibat cuaca ekstrem tersebut, dikabarkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik, namun untuk data lengkap belum bisa disampaikan.

"Selain atap rumah warga rusak, sejumlah pohon juga banyak yang tumbang," katanya.

3. Warga diimbau waspada

Ilustrasi hujan (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi hujan (IDN Times/Sukma Shakti)

Ia mengatakan dengan adanya peristiwa tersebut, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan curah hujan di wilayah NTB. Hal ini dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.

"Tetap waspada, potensi hujan di awal 2024 ini mulai meningkat," katanya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -

Latest News NTB

See More

Marak Kasus Kekerasan, Kemenag NTB Moratorium Izin Pendirian Ponpes

18 Jun 2026, 19:51 WIBNews