Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Digelar 9-11 Oktober, ITDC Ungkap Fokus Utama MotoGP Mandalika 2026

Digelar 9-11 Oktober, ITDC Ungkap Fokus Utama MotoGP Mandalika 2026
MotoGP Mandalika 2025. (dok. ITDC)
Share Article

Mataram, IDN Times - Indonesia kembali bersiap menjadi tuan rumah gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026. Event balap motor paling bergengsi di dunia itu akan digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 9-11 Oktober mendatang.

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, Kamis (18/6/2026) mengatakan, berbagai persiapan terus dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan tahun ini berjalan dengan optimal dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pihak yang terlibat. Setiap seri MotoGP memiliki karakteristik dan daya tariknya masing-masing.

Sebagai bagian dari persiapan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, ITDC bersama MGPA telah menindaklanjuti berbagai evaluasi dan pembelajaran dari penyelenggaraan sebelumnya ke dalam program peningkatan kualitas operasional yang mencakup tidak hanya area sirkuit, tetapi juga kawasan Mandalika secara keseluruhan.

Troy mengungkapkan fokus utama persiapan meliputi aspek keselamatan (safety), keamanan (security), crowd management, transport management, kebersihan kawasan, hingga customer experience guna memastikan seluruh pengunjung memperoleh pengalaman terbaik selama berada di Mandalika.

1. Optimalisasi area experimential destination

IMG-20260523-WA0026.jpg
Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Direktur Operasi ITDC itu mengatakan bahwa di kawasan Mandalika, berbagai penataan dan penguatan terus dilakukan melalui optimalisasi area experiential destination. Kemudian. peningkatan konektivitas menuju berbagai atraksi wisata unggulan, penguatan layanan shuttle dan sistem mobilitas kawasan, pengembangan area F&B dan UMKM yang lebih terkurasi, serta peningkatan standar kebersihan, kenyamanan, dan layanan pengunjung.

"Dengan pendekatan tersebut, pengunjung tidak hanya menikmati aksi balap di Mandalika International Circuit, tetapi juga memperoleh pengalaman destinasi yang lebih lengkap sebelum, selama, dan setelah akhir pekan balapan berlangsung," kata Troy.

Diharapkan, MotoGP Mandalika 2026 kembali menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam kalender olahraga internasional. Sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan event kelas dunia dengan standar operasional terbaik dan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.

2. Memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi sport tourism global

IMG_20251005_150115_276.jpg
Balapan utama MotoGP Mandalika, Minggu (5/10/2025). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Dia mengatakan kehadiran Indonesia dalam rangkaian kalender MotoGP dunia kembali menjadi momentum penting untuk menunjukkan kapasitas bangsa dalam menyelenggarakan event olahraga internasional berkelas dunia. Lebih dari sekadar balapan, Pertamina Grand Prix of Indonesia menjadi ajang yang memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi sport tourism global sekaligus etalase yang memperkenalkan keindahan alam, budaya, dan keramahan Indonesia kepada dunia.

"Tahun 2026 juga menjadi tonggak penting bagi Indonesia karena menandai tahun kelima penyelenggaraan MotoGP di Tanah Air sejak pertama kali digelar di Mandalika pada 2022. Dalam kurun waktu tersebut, Pertamina Grand Prix of Indonesia telah berkembang menjadi salah satu agenda sport tourism terbesar di Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam kalender olahraga internasional," tambah Troy.

Sebagai penyelenggara event, berbagai persiapan terus dilakukan untuk memastikan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dapat berlangsung sesuai standar internasional yang ditetapkan oleh Dorna Sports dan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM). Dikatakan, Mandalika memiliki posisi yang unik karena memadukan kompetisi balap motor paling bergengsi dengan keindahan destinasi pariwisata Indonesia.

Menurutnya, kehadiran MotoGP di Mandalika bukan hanya menghadirkan tontonan olahraga, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan budaya, keramahan, dan potensi pariwisata Indonesia kepada audiens global. "Karena itu, kami terus melakukan berbagai persiapan untuk memastikan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh peserta maupun pengunjung," jelas Troy.

3. Dampak MotoGP Mandalika

IMG_20251004_153454_526.jpg
Penonton MotoGP Mandalika, Sabtu (4/10/2025). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Troy menambahkan bahwa keberhasilan Pertamina Grand Prix of Indonesia merupakan hasil kolaborasi berbagai pemangku kepentingan yang memiliki visi yang sama untuk menghadirkan event berkelas dunia di Indonesia serta dampak besar yang juga dihasilkan baik secara ekonomi dan sosial. Dalam pelaksanaannya, ITDC sebagai penyelenggara terus berkoordinasi dengan MGPA sebagai operator Sirkuit Mandalika untuk memastikan kesiapan kawasan, sirkuit, dan seluruh aspek operasional event berjalan secara optimal.

Dia menyatakan bahwa MotoGP Mandalika merupakan event bersama yang melibatkan dukungan dan sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, BUMN, sponsor, komunitas motorsport, pelaku industri pariwisata, UMKM, hingga masyarakat lokal. Kolaborasi tersebut menjadi fondasi dalam menghadirkan penyelenggaraan yang semakin baik dari tahun ke tahun.

Troy menambahkan bahwa kepercayaan dunia terhadap Indonesia sebagai tuan rumah tidak terlepas dari keberhasilan penyelenggaraan MotoGP dalam beberapa tahun terakhir. Pada penyelenggaraan 2025, MotoGP Mandalika berhasil menarik 140.324 penonton dan menjadi salah satu event olahraga terbesar di Indonesia.

Penyelenggaraan MotoGP Mandalika juga menjadi bagian dari upaya membangun legacy jangka panjang bagi masyarakat. Kehadiran event ini tidak hanya menghadirkan manfaat ekonomi, namun juga mendorong lahirnya berbagai talenta dan pelaku industri yang tumbuh bersama perkembangan ekosistem motorsport dan pariwisata nasional.

Dia menyebut lebih dari 600 UMKM lokal terlibat dalam ekosistem event dan destinasi, sementara lebih dari 3.000 tenaga kerja terserap pada berbagai sektor pendukung. "Kehadiran MotoGP juga membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif, seni budaya, kuliner, dan pariwisata lokal untuk memperkenalkan produk dan layanan mereka kepada pasar nasional maupun internasional," ucap Troy.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -

Latest News NTB

See More

Digelar 9-11 Oktober, ITDC Ungkap Fokus Utama MotoGP Mandalika 2026

18 Jun 2026, 15:02 WIBNews