Mataram, IDN Times - Pemerintah pusat tengah merancang strategi jangka panjang untuk memulihkan kondisi ekologis di Nusa Tenggara Timur (NTT) pascabencana alam. Presiden Prabowo Subianto secara khusus mendorong penerapan konsep permakultur (permanent agriculture/permaculture) atau pertanian permanen untuk menghijaukan kembali kawasan tersebut.
Sistem tata kelola lahan ini berfokus pada upaya meniru ekosistem alam yang mampu menjaga stabilitas cadangan air tanah. Langkah inovatif ini diharapkan menjadi solusi jitu untuk mengatasi persoalan lahan kritis yang kerap memicu krisis air.
"Nah sekarang provinsi dan kabupaten, nanti dibantu pusat, dibantu perguruan tinggi, dikoordinir oleh Dikti, sama BRIN, harus punya tim," arahan Presiden Prabowo saat meninjau korban gempa di Nagekeo, NTT pada Rabu (26/8/2026) yang disiarkan langsung melalui akun YouTube Sekretariat Presiden.
