Gubernur Cabut Larangan Kendaraan Berpelat Luar NTT Beli BBM Subsidi

- Relawan asal NTB mengeluhkan pembatasan BBM subsidi bagi kendaraan pelat luar NTT karena harus membeli Pertamina Dex Rp21.150 per liter, sehingga distribusi bantuan gempa Flores terbebani.
- Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyatakan pembatasan telah direlaksasi sejak hari pertama gempa Flores, untuk kendaraan bantuan, tenaga kesehatan, relawan, pemerintah, TNI-Polri, dan operasional.
- Kelonggaran berlaku sementara di tujuh kabupaten terdampak gempa, bukan pencabutan permanen Pergub NTT Nomor 13 Tahun 2025, guna mendukung evakuasi dan distribusi bantuan di tengah mobilitas tinggi.
Kupang, IDN Times - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melonggarkan larangan atau pembatasan pembelian BBM bersubsidi bagi kendaraan berpelat luar NTT. Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengaku sudah mencabut sementara kebijakan tersebut pasca terjadinya gempa.
Namun di lapangan beredar keluhan relawan dari NTB mengenai larangan tersebut ketika mendistribusikan bantuan ke wilayah Pulau Flores pasca gempa. Keluhan yang tertuang dalam tangkapan layar status WhatsApp salah seorang relawan ini beredar luas di media sosial. Relawan dan sopir asal Mataram, NTB, itu mengaku kendaraan Isuzu Box Elf mereka harusnya diisi 75 liter solar tapi karena kebijakan itu mereka hanya mampu membeli 45 liter Pertamina Dex.
1. Sopir dan relawan terbebani

Petugas Bapenda NTT memantau SPBU terkait Pergub NTT soal penggunaan BBM untuk kendaraan taat pajak. (IDN Times/Putra Bali Mula) Unggahannya yang viral itu mengungkap sopir dan relawan yang terbebani harga beli Pertamina Dex yang mencapai Rp21.150 per liter. Hal tersebut menghambat ruang gerak mereka dalam mengantarkan bantuan nantinya.
Dalam pesannya kepada Gubernur NTT agar larangan bagi pelat nomor luar membeli BBM subsidi dapat dicabut sementara akibat biaya perjalanan yang membengkak saat distribusi bantuan di lapangan dilakukan.
"Karena sangat mahal dan membebani semua supir relawan dari luar NTT," tulisnya.
2. Sebut sudah longgarkan di tujuh kabupaten terdampak

Pengisian BBM Pertalite di salah satu SPBU di Kota Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula) Sementara Melki mengaku sudah merelaksasi pembatasan BBM bagi kendaraan berpelat luar NTT sejak hari pertama gempa Flores pada 15 Agustus 2026 agar kendaraan pengangkut bantuan, tenaga kesehatan, relawan, pemerintah, TNI-Polri, serta kendaraan operasional lainnya dapat bergerak tanpa terkendala kebutuhan BBM.
“Sejak hari pertama terjadinya gempa Flores, sudah saya perintahkan untuk direlaksasi di seluruh Flores terkait penanganan gempa Flores,” kata Melki dalam pesannya.
Relaksasi ini, kata dia, hanya berlaku di tujuh kabupaten terdampak gempa dan merupakan penyesuaian selama kondisi darurat, bukan pencabutan permanen Pergub NTT Nomor 13 Tahun 2025.
3. Akui tingginya mobilitas lokasi bencana

Tim Basarnas saat jumpa pers terkait gempa Flores. (IDN Times/Putra Bali Mula) Melki mengakui mobilitas kendaraan dari luar daerah meningkat karena aktivitas relawan dan organisasi kemanusiaan yang melayani masyarakat terdampak. Ia sendiri tak berniat proses distribusi bantuan terhambat karena masalah pada pemenuhan kebutuhan pasokan BBM yang cukup.
Ia sendiri menyebut relaksasi ini sebagai bentuk kelonggaran yang menyesuaikan kebutuhan di lapangan dan agar tidak menjadi hambatan bagi proses evakuasi dan distribusi bantuan.
“Ini merupakan bentuk kelonggaran, kemudahan dan penyesuaian yang diberikan pemerintah,” ujar Melki.





![[FOTO] Potret Desa Adat Sade Lombok sebelum Hangus Terbakar](https://image.idntimes.com/post/20260824/whatsapp-image-2026-08-24-at-11_2d8e4eee-eac9-46a2-a091-f886ac2d5c73.jpeg)
![[FOTO] Potret Pilu Desa Adat Sade usai Kebakaran pada 22 Agustus 2026](https://image.idntimes.com/post/20260824/whatsapp-image-2026-08-23-at-19_f8a32d64-9d67-44ba-8be6-fc4b48b6f48c.jpeg)







![[BREAKING] Desa Wisata Adat Sade di Lombok Tengah Hangus Terbakar](https://image.idntimes.com/post/20260822/whatsapp-image-2026-08-22-at-23_fe7701c6-a488-413e-9c99-041353e40a90.jpeg)



