Polri Bangun 28 Dapur MBG Tambahan di NTT Mulai Pekan Depan

- Polri akan bangun 28 dapur Makanan Bergizi Gratis di NTT, termasuk SPPG untuk daerah 3T
- Pembangunan 1500 SPPG hingga 2026, dengan standar mutu dan keamanan yang ketat
- SPPG Polri di NTT menjadi acuan menu Nusantara, sesuai rencana pembangunan 98 SPPG di daerah 3T
Kupang, IDN Times - Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo mengungkapkan rencana Polri terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Rencananya akan ada penambahan 28 dapur MBG tambahan atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah ini.
Wakapolri Dedi menyampaikan ini kepada media di sela-sela kunjungannya di Kota Kupang, Sabtu (29/11/2025). Ia saat itu dalam rangka meninjau langsung SPPG Polri di SPN Polda NTT. Ia tiba di SPPG tersebut pukul 17.00 WITA bersama-sama dengan Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko. Mereka meninjau menu dan standarisasi dapur.
1. Ada jatah SPPG wilayah 3T

Setelahnya ia menyebut NTT akan mendapatkan tambahan SPPG baik reguler dan SPPG khusus untuk daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Total seluruhnya 28 SPPG di NTT.
"Untuk di wilayah NTT kita nanti akan membangun 16 SPPG di 3T. Kemudian SPPG yang reguler juga akan kita bangun di 12 titik. Jadi semuanya, Mabes Polri dan Polda NTT bangun tambahan 28 SPPG," kata dia.
Terkait targetnya, lanjut dia, minimal dimulai pada pekan ini ditandai juga dengan peresmian SPPG Polri lainnya yang sudah beroperasi oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Targetnya, minggu depan harus sudah mulai peletakan batu pertama. Nantinya Bapak Presiden rencana akan meresmikan SPPG yang operasional di Polri, ada sekitar 264," tandasnya.
2. Total 1.500 SPPG hingga 2026

Wakapolri Dedi menyebut dalam tahun 2025 - 2026 ini Polri mendapat tugas membangun 1500 SPPG. Pembangunan SPPG ini tinggal 400 unit lagi pada tahun depan.
"Kemudian target kami di tahun ini untuk Polri, sesuai perintah Pak Presiden melalui Bapak Kapolri, kita mau bangun 1.100 tahun ini. Tahun depan tinggal sisanya 400 SPPG dibangun di seluruh Indonesia. Bapak Kapolri bertanggung jawab bangun 1.500 SPPG," jelas dia lagi.
Ia mengingatkan agar mutu, kualitas, dan keamanan MBG yang dihasilkan dari SPPG Polri telah melalui standar yang terjaga.
"Standarisasi kami sudah sangat ketat dan tadi sudah saya ingatkan, semua produk makanan yang dihasilkan di SPPG Polri harus melalui mitigasi dan lain sebagainya," tukasnya.
3. Acuan menu Nusantara

Sebelumnya, Wakapolri Dedi menyebut SPPG Polri di SPN Polda NTT ini akan menjadi acuan untuk menghidangkan menu dengan cita rasa Nusantara.
"Kita siapkan jadi acuan. Kita kan diminta untuk membuat menu Nusantara di 38 SPPG yang ada di provinsi," tukasnya.
Ia kemudian menjelaskan rencana Presiden Prabowo Subianto melalui Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo soal pembangunan 98 SPPG di daerah 3T.
"Sesuai dengan petunjuk Pak Presiden, Bapak Kapolri memerintahkan untuk membangun SPPG di 3T. Polri mendapat mandat untuk membangun 98 SPPG di 3T," tandasnya lagi.


















