- Jalur Pendakian Senaru : Jebak Gawah Senaru-Pelawangan Senaru-Danau Segara Anak-Jalur Pendakian Senaru/Torean dengan kuota maksimal 150 pengunjung per hari.
- Jalur Pendakian Sembalun : Pintu Masuk Jalur Pendakian Sembalun-Pelawangan Sembalun-Puncak Gunung Rinjani/Danau Segara Anak-Jalur Pendakian Sembalun/Torean/Senaru dengan kuota maksimal 150 pengunjung per hari.
- Jalur Pendakian Torean : Pintu Masuk Jalur Pendakian Torean-Pelawangan-Puncak Gunung Rinjani/Danau Segara Anak-Jalur Pendakian Torean/Senaru dengan kuota maksimal 100 pengunjung per hari.
- Jalur Pendakian Aik Berik: Jebak Gawah Aik Berik - Pelawangan Aik Berik dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari.
- Jalur Pendakian Timbanuh : Pintu Masuk Jalur Pendakian Timbanuh - Pelawangan Timbanuh dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari.
- Jalur Pendakian Tete Batu : Pintu Masuk Jalur Pendakian Tete Batu - Pelawangan Tete Batu dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari.
Hari Pertama Booking Dibuka, 652 Pendaki Pesan Tiket Pendakian Rinjani

Mataram, IDN Times - Hari pertama pembukaan pemesanan tiket pendakian Gunung Rinjani, Jumat (6/3/2026), langsung diserbu wisatawan atau pendaki. Pemesanan tiket pendakian Gunung Rinjani dilakukan secara online melalui aplikasi e-Rinjani.
Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) akan mulai membuka pendakian Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 1 April mendatang. Ketua Pokja World Class Mountaineering BTNGR Budi Soesmardi mengatakan proses booking tiket berjalan lancar.
"Alhamdulillah, proses booking hari ini berjalan lancar meskipun ada beberapa kendala karena penyesuaian dengan update dari aplikasi," kata Budi dikonfirmasi IDN Times, Jumat (6/3/2026).
1. Ratusan pendaki booking tiket pendakian Rinjani

Budi menyebutkan pada hari pertama pembukaan booking tiket pendakian Rinjani, sebanyak 652 wisatawan yang sudah memesan.Terbanyak pendaki nusantara atau warga negara Indonesia (WNI) sebanyak 470 orang, sedangkan pendaki asing atau warga negara asing (WNA) sebanyak 182 orang.
"Yang sudah booking untuk kurun waktu (pendakian) bulan April - Desember 2026. Dari ratusan yang sudah booking, jalur pendakian Sembalun masih menjadi favorit," kata dia.
2. Siapkan opsi asuransi reguler dan premium bagi pendaki

Mulai tahun ini, BTNGR menyiapkan dua opsi asuransi bagi para pendaki dalam mengantisipasi kecelakaan saat pendakian di Gunung Rinjani. BTNGR memberikan dua opsi yaitu asuransi reguler dan premium bagi pendaki nusantara dan pendaki asing.
Untuk asuransi reguler, pendaki membayar asuransi sebesar Rp10 ribu. Sedangkan asuransi premium, pendaki membayar Rp290 ribu. Dengan menggunakan asuransi premium, apabila terjadi kecelakaan yang menimpa pendaki di Gunung Rinjani, maka proses evakuasi menggunakan helikopter.
Pada 2026, BTNGR akan mentransformasi sistem pendakian menjadi lebih aman, modern, dan berstandar global. Di antaranya aktivasi gelang RFID, personal beacon pemantau posisi pendaki, Integrated Radio Communications, pembangunan Command Center, High End Infrastructure, upgrade platform e-Rinjani iOS dan Implementasi zero waste digital.
BTNGR juga telah melakukan simulasi penyelematan menggunakan drone logistik. Dengan pemanfaatan drone berteknologi sensor thermal yang tidak hanya berfungsi untuk deteksi panas tubuh korban, tetapi juga dioptimalkan sebagai pengangkut logistik darurat.
Drone membawa perlengkapan penting seperti alat komunikasi, air minum, serta obat-obatan untuk menjangkau survivor di lokasi sulit diakses oleh tim darat. Kemampuan ini menjadi langkah awal penanganan darurat untuk memberikan dukungan psikologis, memastikan korban tetap terhidrasi, serta memperoleh pertolongan medis dasar.
Di medan terjal atau area berisiko tinggi, pergerakan tim darat sering kali membutuhkan waktu dan perhitungan matang. Dengan mobilitas yang cepat dan navigasi presisi, drone dapat menjangkau korban lebih dahulu tanpa menambah risiko bagi personel penyelamat.
3. Kuota 700 pendaki per hari

Saat ini, ada enam jalur resmi pendakian Gunung Rinjani dengan kuota 700 orang per hari. Dengan rincian, kuota pendaki untuk masing-masing jalur pendakian sebagai berikut:


















