Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pilkada NTB Diluncurkan dengan Penetapan Maskot Celepuk Rinjani
Peluncuran tahapan Pilkada dan maskot Pilgub NTB 2024 di Teras Udayana Kota Mataram, Jumat malam (10/5/2024). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Mataram, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi mengumumkan tahapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTB 2024 pada Jumat malam (10/5/2024) di Teras Udayana, Kota Mataram. Selain itu, KPU juga memperkenalkan burung celepuk rinjani sebagai maskot resmi Pilgub NTB 2024.

Ketua KPU NTB Muhammad Khuwailid menjelaskan alasan di balik pemilihan burung celepuk rinjani sebagai maskot Pilgub NTB 2024. Burung celepuk rinjani merupakan spesies langka yang terancam punah dan habitatnya berada di kawasan Gunung Rinjani, Lombok, NTB.

"Kami memilih celepuk rinjani sebagai maskot karena merupakan burung endemik di NTB yang saat ini hampir punah. Oleh karena itu, kami memilihnya sebagai maskot resmi dalam Pilgub 2024," ungkap Khuwailid.

1. Spesies burung hantu yang hampir punah di NTB

Burung Celepuk Rinjani. (dok. TNGR)

Celepuk rinjani adalah sejenis burung hantu yang memiliki ukuran lebih kecil daripada kebanyakan spesies burung hantu lainnya. Masyarakat Pulau Lombok sering menyebutnya dengan nama lokal "mpok". Habitat alami celepuk rinjani terletak di hutan-hutan yang tersebar di sekitar Taman Nasional Gunung Rinjani, Pulau Lombok.

Penemuan pertama kali celepuk rinjani tercatat pada tahun 2013, menjadikannya sebagai salah satu satwa prioritas dalam pengelolaan kawasan tersebut dan termasuk dalam kategori satwa yang dilindungi di Taman Nasional Gunung Rinjani.

Saat ini, celepuk rinjani terdaftar sebagai salah satu spesies yang mendekati ancaman punah atau Near Threatened menurut Redlist IUCN.

Pada tahun 2022, diperkirakan populasi celepuk rinjani di Taman Nasional Gunung Rinjani berjumlah sekitar 102 ekor.

2. Ambil tema Pilkada untuk Kita

Suasana peluncuran tahapan Pilgub NTB 2024 dihadiri ribuan anak muda. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Khuwailid menyatakan bahwa tema Pilgub NTB 2024 adalah "Pilkada untuk Kita". Tema ini dipilih untuk mencerminkan kecintaan masyarakat NTB yang tercermin dalam peluncuran tahapan Pilkada yang berlandaskan nilai-nilai lokal.

Dalam acara peluncuran tahapan Pilkada 2024, KPU NTB mempersembahkan kekayaan budaya lokal NTB. Mereka tidak mengundang artis nasional, melainkan memilih artis-artis lokal seperti Erni Ayuningsih, Jhon Kursi Roda, dan band lokal Amtenar.

"Kami juga menampilkan tarian asmarandana, yang menggambarkan api asmara atau cinta yang berkobar-kobar. Dengan semangat yang membara, kami melaksanakan Pilgub NTB dengan penuh cinta. Oleh karena itu, tema ini adalah 'pilkada untuk kita'," jelasnya.

Khuwailid menegaskan bahwa Pilkada bukanlah semata-mata urusan partai politik dan penyelenggara pemilu, melainkan juga tanggung jawab seluruh masyarakat NTB. Pasalnya, masyarakat NTB akan memilih gubernur dan wakil gubernur yang akan memimpin Bumi Gora dalam lima tahun ke depan.

Dia juga menjelaskan bahwa tahapan Pilgub NTB 2024 telah dimulai, termasuk proses penyerahan persyaratan dukungan calon perseorangan yang berlangsung sejak 8 hingga 12 Mei 2024. Selain itu, proses merekrut calon anggota PPK dan PPS di seluruh wilayah NTB juga telah dimulai.

"Kami berharap bahwa PPK dan PPS yang direkrut sebagai badan penyelenggara ad hoc dapat terdiri dari individu yang berkualitas, yang dipilih berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan pemilu 2024," tambahnya.

3. Pj Gubernur NTB harapkan pilkada yang riang gembira dan penuh persaudaraan

Ketua KPU NTB Muhammad Khuwailid. (dok. Istimewa)

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Pj) Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi menyatakan, bahwa setelah suksesnya pelaksanaan pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) 2024, diharapkan pilkada serentak juga dapat berjalan dengan sukses, aman, lancar, penuh keceriaan, dan persaudaraan pada 27 November mendatang.

Meskipun terdapat catatan dan kekurangan dalam pelaksanaan pileg dan pilpres 2024, hal tersebut akan dijadikan pembelajaran untuk penyelenggaraan pilkada serentak di NTB pada 27 November nanti.

"Saya menitipkan harapan bahwa pilkada 2024 dapat berjalan dengan aman, lancar, penuh keceriaan, dan persaudaraan serta menghasilkan pemimpin daerah yang amanah untuk memimpin NTB ke depan," ujar Gita.

Gita menegaskan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan persaudaraan dalam pelaksanaan pilkada 2024. Dia menekankan agar pesta demokrasi tidak menjadi sumber konflik.

"Kita harus menghindari potensi konflik tersebut, karena kerugian akan dialami oleh kita sendiri. Hal ini juga dapat mengganggu visi masa depan kita. Dengan pengalaman dari pelaksanaan pileg dan pilpres, saya yakin bahwa pilkada dapat terlaksana dengan baik. Aparat keamanan akan berkoordinasi dan mengkonsolidasikan upaya untuk menjamin keamanan dalam pesta demokrasi tersebut," tegas Gita.

Curated For You

Editorial Team

Related Article