Mataram, IDN Times - BMKG Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengeluarkan peringatan dini curah hujan tinggi yang berpotensi melanda wilayah NTB pada 1 - 10 Maret atau dasarian I Maret 2024. BMKG memperkirakan kecamatan yang berstatus awas, siaga dan waspada curah hujan tinggi pada awal Maret 2024.
Kepala Stasiun Klimatologi NTB, Nuga Putrantijo menyebutkan ada lima kecamatan berstatus awas curah hujan tinggi. Kemudian 12 kecamatan berstatus siaga dan 63 kecamatan di NTB berstatus waspada curah hujan tinggi. Wilayah NTB sebagian besar sudah memasuki periode musim hujan yaitu 96,3 persen zona musim.
"Saat ini wilayah NTB berada pada puncak musim hujan 2023/2024, masyarakat perlu mewaspadai adanya potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat disertai angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan bersifat lokal, banjir dan tanah longsor," kata Nuga, Kamis (29/2/2024).
