Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Penumpang Cuma 1 Orang, Rute Lombok - Situbondo Dihentikan Sementara

Penumpang Cuma 1 Orang, Rute Lombok - Situbondo Dihentikan Sementara
Kapal milik DLU. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Share Article

Mataram, IDN Times - Pelayanan penyeberangan lintas Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, NTB, menuju Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Jawa Timur maupun sebaliknya dihentikan sementara karena sepinya penumpang. Padahal layanan penyeberangan Lembar - Jangkar baru dibuka pada 15 Agustus 2023, pekan lalu.

Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan Lembar Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II NTB Koda Pahlianus Nelson Dallo membenarkan rute Lombok - Situbondo dihentikan sementara. Nelson menjelaskan rute yang baru dibuka itu dihentikan sementara sambil menunggu jadwal yang akan ditetapkan BPTD Wilayah XI Jawa Timur.

"Dihentikan sementara sambil menunggu jadwal selanjutnya ditetapkan di Jawa Timur. Sebenarnya kemarin sudah. Tapi karena dilihat load factor penumpang dan kendaraan gak ada sama sekali. Jadi kemarin sempat evaluasi dua hari," ungkap Nelson dikonfirmasi IDN Times, Senin (21/8/2023).

1. Penumpang hanya satu orang

Angkutan penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry (dok. ASDP)
Angkutan penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry (dok. ASDP)

Nelson mengungkapkan selama beberapa hari pembukaan rute Lembar - Jangkar dan Jangkar - Lembar, load factor atau tingkat keterisian penumpang sangat minim. Ia menyebut, jumlah penumpang dari rute Jangkar - Lembar cuma satu orang dan truk sebanyak 5 unit.

Sedangkan dari Lembar - Jangkar, tidak ada penumpang sama sekali. Untuk itu, rute tersebut rencananya tidak akan dilayani setiap hari, tetapi dua hari dalam seminggu.

"Rencananya mungkin seminggu dua kali. Kita masih menunggu jadwal dari BPTD Jawa Timur," terangnya.

Sementara untuk rute Lembar - Ketapang Banyuwangi dan sebaliknya, jumlah penumpang dan kendaraan yang diangkut cukup banyak. Untuk itu, akan dilakukan uji coba pelayanan Lembar - Jangkar, dua kali dalam seminggu.

"Cuma masih menunggu jadwalnya. Kita masih menunggu, kemarin sudah komunikasi dengan Jawa Timur," tandasnya.

2. Rute Lembar - Jangkar perpendek waktu tempuh

Kepala Dinas Perhubungan NTB Lalu Moh. Faozal. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Kepala Dinas Perhubungan NTB Lalu Moh. Faozal. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Sebelumnya, pelayanan penyeberangan Lembar - Jangkar dilayani setiap hari menggunakan dua kapal. Dari Pelabuhan Jangkar kapal berangkat pukul 15.00 WIB, sedangkan dari Pelabuhan Lembar berangkat pukul 16.00 WITA.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB Lalu Moh. Faozal menjelaskan pembukaan rute baru Lombok - Situbondo dari Pelabuhan Lembar menuju Pelabuhan Jangkar akan memperpendek waktu tempuh jika dibandingkan rute Lembar - Ketapang Banyuwangi Jawa Timur. Jarak tempuh rute Lembar - Jangkar sekitar 11 jam, sedangkan rute Lembar - Ketapang mencapai 13 jam.

3. Harga tiket kapal penyeberangan rute Jangkar - Lembar

Pelabuhan penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). (dok. ASDP)
Pelabuhan penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). (dok. ASDP)

Adapun harga tiket penyeberangan Jangkar - Lembar, Kementerian Perhubungan telah menetapkan dan berlaku sejak 3 Agustus 2023. Tarif Penyeberangan Terpadu berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 61 Tahun 2023 tentang Tarif Penyelenggaraan Angkutan Penyeberangan Kelas Ekonomi Lintas Antar Provinsi dan Lintas Antar Negara.

Adapun besaran tarifnya sebagai berikut :
A. Penumpang
- Bayi Rp12.400
- Dewasa Rp123.500
B. Kendaraan
- Golongan I Rp138.600
- Golongan II Rp253.800
- Golongan III Rp481.000
- Golongan IV
a. Kendaraan Penumpang Rp1.449.800
b. Kendaraan Barang Rp1.418.000
- Golongan V
a. Kendaraan Penumpang Rp2.627.300
b. Kendaraan Barang Rp2.615.400
- Golongan VI
a. Kendaraan Penumpang Rp4.217.200
b. Kendaraan Barang Rp4.206.700
- Golongan VII Rp5.582.700
- Golongan VIII Rp7.830.400
- Golongan IX Rp9.624.500

Share Article
Topics
Editorial Team
Linggauni -
Muhammad Nasir
Linggauni -
EditorLinggauni -

Latest News NTB

See More

Kawasan Hutan Gunung Rinjani Terbakar, Api Belum Berhasil Dipadamkan

02 Jun 2026, 21:57 WIBNews