Kondisi Gunung Anak Ranakah pasca gempa Flores. (Dok PVMBG Badan Geologi)
Menanggapi perkembangan tersebut, Kepala BBKSDA NTT Adhi Nurul Hadi menetapkan Pengumuman Nomor PG.9/K.5/TU/HMS.01.07/B/09/2026 yang berisi larangan pendakian. Melalui pengumuman tersebut, BBKSDA NTT menutup sementara kunjungan wisata alam dan kegiatan pendakian Gunung Ranakah di kawasan TWA Ruteng.
"Penutupan dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan pengunjung, pendaki, masyarakat, dan petugas di kawasan TWA Ruteng," ungkap Adhi dalam keterangannya.
Menurut Adhi, penutupan tersebut berlaku hingga ada pemberitahuan lebih lanjut dengan mempertimbangkan perkembangan aktivitas Gunung Anak Ranakah serta hasil evaluasi terhadap kondisi keamanan kawasan.
Karena itu, pengunjung, pendaki, wisatawan, masyarakat, maupun pihak lain diminta tidak memasuki atau melakukan aktivitas dalam radius 1 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Ranakah. BBKSDA NTT menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari mitigasi untuk menjamin keselamatan dan keamanan pengunjung serta masyarakat di kawasan TWA Ruteng, khususnya di sekitar Gunung Anak Ranakah.