PLN menyiapkan pasokan berlapis untuk menjaga balapan tetap berjalan. Di sekitar sirkuit, tiga hari gelaran menjadi kesempatan berjualan bagi 769 UMKM.
Pasokan Berlapis, Listrik Tak Boleh Berkedip saat MotoGP Mandalika

PLN mencatat beban puncak 2.930 kVA di Sirkuit Mandalika saat kualifikasi dan sprint MotoGP, dengan pengamanan listrik empat lapis di 15 titik prioritas.
Untuk menjaga fasilitas balap tetap beroperasi, PLN menyiagakan lebih dari 500 personel, 19 UPS, 13 gardu bergerak, tujuh genset, serta pemantauan enam lokasi utama.
Selama tiga hari MotoGP, 769 UMKM berjualan di dalam dan sekitar sirkuit dengan omzet sekitar Rp2,94 miliar; 55,7 persen omzet tercatat pada hari balapan utama.
Mataram, IDN Times - Marc Marquez menjadi juara sprint MotoGP Mandalika pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Pada hari yang sama, PLN mencatat angka yang tak muncul di lembar hasil balapan, yaitu 2.930 kilovolt ampere (kVA). Ini merupakan beban puncak listrik di kawasan sirkuit selama babak kualifikasi dan sprint.
Di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, fasilitas yang bergantung pada listrik harus bekerja serentak. Petugas di ruang kendali mengawasi balapan, tim medis bersiaga dan fasilitas penyiaran menyalurkan tayangan.
Jika satu jalur pasokan terganggu, cukupnya daya di pembangkit belum menjawab bagaimana peralatan di sirkuit tetap menyala. Sebelum MotoGP Indonesia 9–11 Oktober 2026, PLN sudah memasang tiga titik sambung agar petugas bisa menghubungkan gardu bergerak ke jaringan saat diperlukan.
1. Gardu bergerak sudah punya titik sambung

Hero Walk di Sirkuit Pertamina Mandalika, Minggu (11/10/2026). (IDN Times/Linggauni) Direktur Distribusi PLN Arsyadany G. Akmalaputri merinci kapasitas tiga titik sambung itu: 250 kVA, 400 kVA dan 630 kVA dengan total 1.280 kVA. Ketiganya menjadi bagian dari skema pengamanan empat lapis di 15 titik prioritas di kawasan Mandalika. PLN menyiagakan lebih dari 500 personel menjelang balapan.
Di dalam sirkuit, petugas PLN dan teknisi MotoGP memantau perubahan beban di enam lokasi utama. Cakupannya antara lain gedung pit dan paddock tempat tim balap bekerja, pusat medis, ruang kendali balap serta TV Compound untuk penyiaran.
PLN juga menyiagakan 19 unit uninterruptible power supply (UPS), 13 unit gardu bergerak dan tujuh genset. Masing-masing punya tugas: UPS menjaga peralatan yang terhubung tetap bekerja selama jeda pasokan, genset menyediakan sumber listrik cadangan dan gardu bergerak membantu menyalurkan daya ke titik yang memerlukannya.
Perlindungan juga dirancang di dalam sirkuit. Dalam penguatan kelistrikan yang diumumkan pada Mei 2026, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memasukkan pemisahan jalur listrik gedung dan peralatan utama balap di Race Control. Rancangan itu memadukan UPS milik sirkuit dengan jalur pasokan, UPS serta genset PLN.
“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak, khususnya penyelenggara guna memastikan kebutuhan daya, kondisi jaringan, serta kesiapan peralatan pendukung,” kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Yondri Zulfadli belum lama ini.
2. Cadangan daya untuk Lombok

Para penonton menyaksikan balapan utama MotoGP Mandalika 2026 lewat Videotron yang dipasang di belakang Paddock Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir) Beban puncak sirkuit pada Sabtu itu melampaui 2.815 kVA yang tercatat pada sesi sejenis setahun sebelumnya. Pada hari yang sama, PLN melaporkan kemampuan pasok pembangkit di sistem Lombok mencapai 436 megawatt (MW), sementara beban puncaknya 324 MW. Selisih 112 MW menjadi ruang cadang sistem yang juga melayani rumah tangga dan tempat usaha di luar sirkuit.
Kesiapan genset dipantau dari Green Genset Control Room di kawasan Mandalika. Menurut General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan Dwipantara Sujana, ruang koordinasi dan pemantauan itu beroperasi dengan energi surya.
“Kami pantau kondisi pembangkit aman, pasokan daya cukup, dan kelistrikan di Sirkuit Mandalika normal,” kata Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo.
3. PLN menjaga daya, UMKM melayani pembeli

Salah seorang pengunjung membeli produk UMKM saat gelaran MotoGP Mandalika 2026. (IDN Times/Muhammad Nasir) PLN menjaga pasokan listrik di kawasan Sirkuit Mandalika selama MotoGP berlangsung. Di dalam sirkuit, ITDC mencatat 300 usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) berjualan selama gelaran itu.
Listrik dan penerangan masuk dalam persiapan stan yang dibahas Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTB menjelang balapan. Di gerai yang memakai lemari pendingin atau mesin seduh kopi, pasokan yang stabil membantu pedagang menjaga stok minuman tetap dingin dan menyiapkan pesanan saat pembeli berdatangan.
Di Lombok Sumbawa Festival, dukungan PLN juga menjangkau Ade Fatriana lewat Rumah BUMN Sumbawa. Pendamping membantu pemilik Qiran Cake itu berkomunikasi dengan pengunjung mancanegara saat ia menjajakan bolen pisang, singang udang, dan sepat.
ITDC mencatat omzet sekitar Rp2,94 miliar dari kegiatan dagang di dalam dan sekitar sirkuit selama tiga hari. Sebanyak 55,7 persen omzet itu terkumpul pada hari terakhir, ketika balapan utama berlangsung.
Bagi pedagang yang mengandalkan peralatan listrik, kehilangan daya saat stan ramai bisa berarti pesanan tak sempat dilayani. Pasokan yang andal ikut menjaga sesuatu yang sulit diganti setelah balapan selesai, yaitu waktu untuk berjualan.



















