Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Persentase Penduduk Miskin di 10 Daerah NTB, Kota Mataram Terendah

Kota Mataram
2 min read
Persentase Penduduk Miskin di 10 Daerah NTB, Kota Mataram Terendah
ilustrasi kemiskinan (pexels.com/Rakta Kunda)
  • Pada Maret 2025, Kota Mataram memiliki persentase penduduk miskin terendah di NTB, 7,15 persen, disusul Kota Bima 7,33 persen.
  • Persentase kemiskinan NTB pada Maret 2025 mencapai 11,78 persen atau 654,57 ribu jiwa; lima daerah berada di bawah angka provinsi.
  • Lombok Utara mencatat persentase kemiskinan tertinggi, 20,74 persen, sedangkan Lombok Timur memiliki jumlah penduduk miskin terbanyak, 173,79 ribu jiwa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mataram, IDN Times - Kota Mataram mencatat persentase penduduk miskin terendah di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Maret 2025, yakni 7,15 persen. Kota Bima menyusul dengan 7,33 persen, terpaut 0,18 poin persentase.

Pada periode yang sama, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin NTB sebesar 11,78 persen. Jumlahnya mencapai 654,57 ribu jiwa. Data kabupaten dan kota dalam daftar ini berasal dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025. Persentasenya menunjukkan proporsi penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan di tiap daerah.

  1. 1. Kota Mataram dan Kota Bima menempati dua posisi terendah

    Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB. (IDN Times/Muhammad Nasir)
    Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB. (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Persentase Kota Mataram setara dengan sekitar tujuh orang dari setiap 100 penduduk. Secara jumlah, BPS mencatat 39,82 ribu penduduk miskin di kota ini.

    Kota Bima memiliki jumlah penduduk miskin paling sedikit di NTB, yakni 14,54 ribu jiwa. Perbandingan kedua kota memperlihatkan bahwa daerah dengan persentase terendah belum tentu memiliki jumlah penduduk miskin paling sedikit.

    Lombok Tengah menempati urutan ketiga sekaligus menjadi kabupaten dengan persentase terendah, yakni 10,68 persen. Angka ini berada 1,10 poin persentase di bawah angka NTB.

  2. 2. Daftar persentase penduduk miskin di 10 daerah NTB

    Ilustrasi kemiskinan (Foto: IDN Times)
    Ilustrasi kemiskinan (Foto: IDN Times)

    Kota Mataram dan Kota Bima sama-sama mencatat persentase di bawah 8 persen. Sementara itu, seluruh kabupaten di NTB mencatat angka di atas 10 persen.

    Lima daerah memiliki persentase penduduk miskin di bawah angka provinsi. Selain kedua kota, ada Lombok Tengah, Sumbawa Barat, dan Dompu.

    Selisih antara Kota Mataram dan Lombok Utara mencapai 13,59 poin persentase. Berikut urutan 10 kabupaten dan kota di NTB berdasarkan persentase terendah pada Maret 2025.

    1. Kota Mataram: 7,15 persen
    2. Kota Bima: 7,33 persen
    3. Kabupaten Lombok Tengah: 10,68 persen
    4. Kabupaten Sumbawa Barat: 10,98 persen
    5. Kabupaten Dompu: 11,15 persen
    6. Kabupaten Sumbawa: 11,79 persen
    7. Kabupaten Lombok Barat: 11,90 persen
    8. Kabupaten Bima: 12,59 persen
    9. Kabupaten Lombok Timur: 13,53 persen
    10. Kabupaten Lombok Utara: 20,74 persen

  3. 3. Jumlah penduduk miskin dan persentasenya bisa berbeda urutan

    Ilustrasi kemiskinan (Foto: IDN Times)
    Ilustrasi kemiskinan (Foto: IDN Times)

    BPS menggolongkan penduduk sebagai miskin jika rata-rata pengeluaran konsumsinya per orang dalam sebulan berada di bawah garis kemiskinan. Batas pengeluaran ini mencakup kebutuhan dasar makanan dan nonmakanan.

    Lombok Timur mencatat jumlah penduduk miskin terbanyak di NTB, yaitu 173,79 ribu jiwa. Jika dilihat dari persentasenya, angka tertinggi ada di Lombok Utara, sebesar 20,74 persen.

    Di tingkat provinsi, BPS mencatat persentase penduduk miskin NTB turun menjadi 11,38 persen pada September 2025. Angka itu turun 0,40 poin persentase dibanding Maret 2025, periode yang menjadi dasar daftar kabupaten dan kota dalam artikel ini.

Related Articles

See More