ilustrasi virus Mpox (freepik.com/Nicomodaz)
Gejala Mpox meliputi demam, sakit kepala hebat, nyeri otot, sakit punggung, lemas, pembengkakan kelenjar getah bening, dan ruam kulit. Ruam biasanya muncul dalam 1-3 hari setelah demam dan berkembang dari bintik merah menjadi lepuh berisi nanah, lalu mengeras dan mengelupas. Ruam ini dapat muncul di wajah, telapak tangan, telapak kaki, serta area lainnya seperti mulut, alat kelamin, dan mata.
Mpox menular melalui kontak langsung dengan lesi atau cairan tubuh penderita, serta melalui benda yang terkontaminasi seperti tempat tidur, pakaian, dan handuk. Dinkes NTB mengupayakan pencegahan melalui sosialisasi, kesiapan fasilitas kesehatan, dan penyiapan tata laksana spesimen.
Fikri menambahkan, "Jika mengalami gejala Mpox atau memiliki riwayat kontak dengan penderita, segera pantau tanda-tanda selama 21 hari dan batasi kontak erat dengan orang lain. Hubungi fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan dan perawatan."
Masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan, melakukan isolasi mandiri jika terpapar, dan memberi tahu orang yang pernah kontak erat jika dinyatakan positif Mpox. Pemerintah dan fasilitas kesehatan akan memberikan panduan mengenai perawatan dan langkah-langkah yang harus diambil jika terpapar Mpox.