Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
NTB Pasok 26.868 Ekor Sapi Kurban untuk 10 Provinsi di Indonesia
Truk pengangkut sapi kurban di Pelabuhan Gili Mas Lombok Barat. (dok. Istimewa)

Mataram, IDN Times - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memasok sebanyak 26.868 ekor sapi potong untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban untuk 10 provinsi di Indonesia menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) NTB Muhammad Riadi mengatakan pihaknya sudah menerbitkan rekomendasi pengeluaran sapi potong dari wilayah NTB menuju 10 provinsi di Indonesia periode Maret hingga April 2026.

Adapun 10 provinsi yang mendapatkan pasokan sapi potong untuk kebutuhan hewan kurban, antara lain Aceh, Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Lampung. "Total distribusi untuk periode Maret hingga April 2026 mencapai 26.868 ekor," kata Riadi di Mataram, Minggu (26/4/2026).

1. Paling banyak dikirim ke wilayah Jabodetabek

Kepala Disnakeswan NTB Muhammad Riadi. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Riadi menyebutkan, NTB paling banyak memasok hewan kurban ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Dari 26.868 ekor yang dikirim, sebanyak 24.779 ekor atau sekitar 92 persen dipasok untuk wilayah Jabodetabek.

DKI Jakarta tercatat sebagai tujuan utama dengan total sebanyak 12.508 ekor, disusul Jawa Barat sebanyak 11.971 ekor dan Banten sebanyak 300 ekor. Sedangkan provinsi lainnya, seperti Kalimantan Selatan sebanyak 1.854 ekor, Bangka Belitung 60 ekor, Aceh 56 ekor, Kalimantan Timur 37 ekor, Lampung 32 ekor serta Jawa Tengah dan Kalimantan Tengah masing-masing 25 ekor.

2. Sapi kurban dari Bima paling banyak dikirim ke luar daerah

Ilustrasi jual beli sapi di Pasar Ternak Selagalas Kota Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Riadi menambahkan bahwa Kabupaten Bima menjadi pemasok paling banyak kebutuhan hewan kurban pada tahun ini. Secara keseluruhan, Kabupaten Bima telah mengirim sebanyak 15.363 ekor sapi kurban. Dari jumlah tersebut, sebanyak 14.963 ekor dikirim untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban di wilayah Jabodetabek.

Pemasok terbesar kedua adalah Kabupaten Dompu dengan total pengiriman 8.824 ekor. Dimana, sebanyak 7.750 ekor di antaranya dikirim ke wilayah Jabodetabek. Sementara itu, Kabupaten Sumbawa berkontribusi mengirimkan 1.396 ekor, dan Kota Bima menyumbangkan 1.260 ekor. Kabupaten Lombok Tengah juga tercatat melakukan pengiriman sebanyak 25 ekor menuju Jawa Tengah.

3. Permintaan tinggi menjelang Hari Raya Idul Adha

Aktivitas jual beli sapi di Pasar Ternak Selagalas Kota Mataram sebelum penutupan pada Selasa (17/5/2022). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Riadi menjelaskan tingginya angka rekomendasi pengeluaran sapi pada periode Maret-April ini sejalan dengan persiapan pemenuhan stok hewan kurban menjelang hari raya Idul Adha. Menjelang Hari Raya Idul Adha, kebutuhan hewan kurban khususnya untuk wilayah Jabodetabek cukup tinggi setiap tahunnya.

Kelancaran lalu lintas ternak diharapkan dapat menjaga stabilitas harga dan pasokan daging sapi nasional, khususnya di daerah-daerah dengan tingkat konsumsi tinggi seperti Jakarta dan Jawa Barat.

"Pemerintah daerah terus memantau kesehatan ternak guna memastikan seluruh sapi yang keluar dari wilayah NTB memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan yang ditetapkan," kata dia.

Editorial Team