Tiga Isu Penting yang Harus Dimitigasi sebelum Balapan MotoGP

ITDC dan MGPA diminta berkoordinasi dengan baik

Lombok Tengah, IDN Times - Komandan Lapangan MotoGP 2022 Hadi Tjahjanto menyebutkan tiga isu penting yang harus dimitigasi jelang pagelaran balapan MotoGP Mandalika 18 - 20 Maret nanti. Ia mewanti-wanti mengingat balapan kelas jawara ini tinggal 35 hari lagi. 

"Ada tiga isu yang harus benar-benar mitigasi dengan baik. Kita sudah bekerja keras, semuanya akan jelek apabila tiga isu ini tidak kita tangani dan berkoordinasi dengan baik," katanya saat Rapat Sinkronisasi MotoGP 2022 di Raja Hotel Mandalika, Kamis (10/2/2022).

1. Tiga isu yang harus menjadi atensi

Tiga Isu Penting yang Harus Dimitigasi sebelum Balapan MotoGPIlustrasi UMKM (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

Mantan Panglima TNI menyebutkan tiga isu, yakni permasalahan pembebasan lahan, keikutsertaan dalam penyediaan sarana transportasi, dan UMKM dalam sirkuit. 

Secara khusus, Hadi meminta PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) memperhatikan masalah ini. 

Ia mengapresiasi langkah ITDC yang aktif berkoordinasi dalam penyelesaian persoalan lahan di Mandalika. ITDC berkoordinasi dengan kepolisian dan Tim Komandan Lapangan MotoGP 2022 sehingga penyelesaian di lapangan berjalan maksimal. 

Baca Juga: Tes Pramusim MotoGP di Mandalika Digelar Tanpa Penonton

2. Pelibatan masyarakat lokal dalam penyediaan transportasi

Tiga Isu Penting yang Harus Dimitigasi sebelum Balapan MotoGPIlustrasi bus. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Hadi mengatakan isu kedua yang perlu menjadi atensi adalah pelibatan masyarakat lokal dalam penyediaan transportasi. Seperti diketahui, beberapa hari lalu masyarakat lokal menggelar aksi unjuk rasa  agar dilibarkan dalam pagelaran ini.

Ia meminta ITDC berkoordinasi dengan kepolisian dan tim Komandan Lapangan MotoGP 2022. Sehingga semua mampu ditangani dengan baik sebelum terjadi hal-hal tidak diinginkan. 

"Contohnya Dorna cari vendor tersendiri untuk dukungan transportasi. Paling tidak kami terinformasi. Sehingga kami mampu memitigasi di lapangan. Kami tidak mau kejadian itu tanggal 18-20 Maret. ITDC dan MGPA harus berkoordinasi dengan tim termasuk kepolisian," pintanya.

3. Penyediaan UMKM di sirkuit

Tiga Isu Penting yang Harus Dimitigasi sebelum Balapan MotoGPPeluncuran inisiatif #MelajuBersamaGojek yang digelar di Gedung Smesco, Jakarta Selatan pada Senin (10/8). Inisiatif #MelajuBersamaGojek merupakan keseluruhan upaya dan teknologi dalam ekosistem Gojek yang membantu UMKM lebih mudah menerapkan digitalisasi pada setiap langkah operasional bisnis sehari-hari, mulai dari pemasaran, pemesanan (pemrosesan order), pembayaran, pengiriman, hingga administrasi. Peluncuran ini juga sekaligus memperingati Hari Nasional UMKM Indonesia pada 12 Agustus 2020. (Dok. IDN Times)

Isu ketiga yang juga harus benar-benar dimitigasi adalah masalah penyediaan UMKM di sirkuit. UMKM yang ditempatkan harus benar-benar rapi. Ia meminta masyarakat lokal harus menjadi perhatian. Jangan sampai terjadi unjuk rasa karena tidak terakomodasi selama jalanannya MotoGP.

"Pemberdayaan UKM lokal harus diperhatikan. Instruksi Bapak Presiden juga bahwa Mandalika harus bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Sehingga peristiwa demo kemarin terkait transportasi tidak boleh terulang kembali. Kita harus berkoordinasi dengan baik secara terbuka," tandasnya.

Sebelumnya, ITDC menyatakan untuk mengakomodir kepentingan pengusaha angkutan lokal.  Mereka menggelar pertemuan bersama Wakil Bupati Lombok Tengah, Kepala Dinas Perhubungan NTB, Dirlantas Polda NTB, Kapolres Lombok Tengah, Satuan Lantas Polres Lombok Tengah, perwakilan asosiasi transportasi (APTA NTB), dan pihak Angkasa Pura 1, Minggu, (6/2/2022) lalu.

Akhirnya diperoleh keputusan dan kesepahaman atas permintaan dari asosiasi.

Baca Juga: 17.000 Tiket MotoGP Mandalika Sudah Terjual

Topik:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya