Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Longsor, Tim SAR Buka Jalur Kritikal Evakuasi Korban Gempa di Nagekeo
Tim SAR saat menembus longsor menuju Nagekeo, NTT. (Dok.Basarnas Maumere)
  • Hari kedua pascagempa M7,7 di Timur Laut Mbay, 112 korban tercatat hingga 08.30 WITA: 48 meninggal dunia dan 64 mengalami luka berat maupun ringan.
  • Tim SAR Gabungan berhasil membuka jalur darat menuju Reo yang sempat tertutup longsor, sehingga pencarian, distribusi logistik, dan armada penyelamat dapat menjangkau wilayah terisolasi.
  • SAR memperluas penyisiran serta pendataan bersama pemerintah daerah dan BPBD, sambil mengimbau warga tetap tenang, waspada gempa susulan, dan mengikuti arahan petugas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
hari kedua pascagempa bumi bermagnitudo 7,7

Tim SAR Gabungan memaksimalkan operasi pencarian dan pertolongan di Kota Mbay dan Reo. Tim Rescue Pos SAR Manggarai Barat membuka akses darat ke Reo yang sebelumnya tertutup longsor.

hingga saat ini

Data korban terus dimutakhirkan bersama BPBD setempat. Sebanyak 112 orang terdampak, termasuk 48 meninggal dunia dan 64 luka-luka.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Tim SAR Gabungan membuka akses darat menuju Reo yang sempat tertutup longsor serta melanjutkan pencarian, penyisiran, pendataan, dan evakuasi warga terdampak gempa magnitudo 7,7.
  • Who?
    Tim Rescue Pos SAR Manggarai Barat, Tim SAR Gabungan, BPBD setempat, pemerintah daerah, unsur potensi SAR, dan warga terdampak terlibat dalam operasi pencarian serta pertolongan.
  • Where?
    Operasi difokuskan di Kota Mbay, kawasan Reo, dan wilayah Manggarai Timur. Jalur darat menuju Reo sebelumnya terputus akibat material longsor.
  • When?
    Operasi memasuki hari kedua pascagempa. Personel dikerahkan sejak pukul 06.00 WITA, dengan data korban sementara diverifikasi hingga pukul 08.30 WITA pada Minggu, 16 Agustus 2026.
  • Why?
    Pembukaan jalur dilakukan karena longsor memutus akses transportasi darat menuju Reo, sehingga distribusi logistik, armada penyelamat, dan pencarian warga di wilayah terisolasi perlu dipulihkan.
  • How?
    Tim memecah material longsor menggunakan personel dan alat utama SAR, lalu memperluas penyisiran serta pendataan. Data korban diperbarui bersama BPBD, sementara warga diimbau mengikuti arahan petugas dan waspada gempa susulan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Gempa besar 7,7 mengguncang Mbay dan Reo. Ada 112 orang kena dampaknya. Sebanyak 48 orang meninggal dan 64 orang terluka. Jalan ke Reo sempat tertutup longsor. Tim SAR membuka jalan itu. Sekarang mereka mencari orang, mencatat korban, dan mengantar bantuan. Warga diminta tetap tenang dan hati-hati kalau gempa datang lagi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mataram, IDN Times - Memasuki hari kedua pascagempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Timur Laut Mbay, Tim SAR Gabungan terus memaksimalkan Operasi Pencarian dan Pertolongan terhadap warga terdampak. Sejak pukul 06.00 WITA, pengerahan personel beserta Alat Utama (Alut) SAR difokuskan secara masif di wilayah Kota Mbay dan kawasan Reo.

Berdasarkan verifikasi data sementara hingga pukul 08.30 WITA, jumlah korban terdampak bencana gempa bumi ini tercatat mencapai 112 orang. Total tersebut mencakup 48 korban yang dinyatakan meninggal dunia serta 64 warga yang mengalami luka berat maupun ringan.

1. Akses utama menuju Reo yang tertutup longsor

Tim SAR melakukan proses evakuasi korban di Nagekeo. (Dok.Basarnas Maumere)

Tim Rescue Pos SAR Manggarai Barat bergerak sejak pagi hari untuk memecah material longsor yang memutus transportasi darat. Keberhasilan pembukaan jalur kritikal ini menjadi titik balik agar pendistribusian logistik dan armada penyelamat dapat segera menjangkau wilayah terisolasi.

“Tim Rescue Pos SAR Manggarai Barat yang bertugas melakukan pencarian di wilayah Manggarai Timur, per pukul 06.00 WITA, telah berhasil mengakses jalur darat di wilayah Reo yang sebelumnya terdampak longsor. Dengan terbukanya akses tersebut, pencarian dapat kembali diperluas untuk menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan pertolongan,” ujar Kepala Kantor SAR Maumere sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman dalam siaran pers yang diterima pada Minggu (16/8/2026).

2. Penyisiran lapangan

Tim SAR melakukan proses evakuasi korban di Nagekeo. (Dok.Basarnas Maumere)

Personel SAR gabungan tidak hanya berfokus pada pembukaan akses, tetapi juga memperluas area penyisiran serta pendataan di lokasi bencana. Koordinasi intensif bersama pemerintah daerah dan unsur potensi SAR terus ditingkatkan demi memastikan seluruh kawasan terdampak dapat terlayani.

“Tim SAR Gabungan terus melakukan penyisiran dan pendataan di lapangan, sekaligus memperkuat koordinasi dengan unsur terkait untuk memastikan seluruh wilayah terdampak dapat terjangkau,” kata Fathur Rahman.

3. Verifikasi korban secara dinamis

Tim SAR melakukan proses evakuasi korban di Nagekeo. (Dok.Basarnas Maumere)

Proses pemutakhiran data korban hingga saat ini terus dilakukan secara komprehensif bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Petugas juga mengimbau warga sekitar untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi risiko pascabencana.

“Tim SAR Gabungan juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Masyarakat diminta mengikuti arahan petugas di lapangan serta memperoleh informasi dari sumber resmi dan berwenang,” imbau Fathur Rahman.

Curated For You

Editorial Team

Related Article