Mahasiswa Undana Terdampak Gempa Flores Bebas UKT 1 Semester

Universitas Nusa Cendana membebaskan UKT satu semester bagi mahasiswa asal Flores yang terdampak langsung gempa, agar beban ekonomi keluarga berkurang dan perkuliahan tetap berlanjut.
Undana membentuk satgas dan posko penanganan gempa Flores, telah mengirim lima tim serta menyiapkan dua tim tambahan untuk pemulihan, trauma healing, dan dukungan pendidikan.
Gubernur NTT meminta perguruan tinggi terlibat dalam pemulihan melalui pendataan kerusakan, pendampingan masyarakat, serta penguatan sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan ekonomi.
Kupang, IDN Times - Universitas Nusa Cendana (Undana) memberikan pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama satu semester bagi mahasiswa asal Flores yang terdampak langsung gempa bumi. Rektor Undana Prof Jefri S. Bale mengungkap ini di hadapan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena dan LLDIKTI Wilayah III dan LLDIKTI Wilayah XV di Kupang, Jumat (2/10/2026).
Kebijakan ini, kata Jefri, menjadi salah satu bentuk dukungan Undana agar mahasiswa yang keluarganya terdampak bencana tetap dapat melanjutkan pendidikan di tengah proses pemulihan.
"Pembebasan UKT selama satu semester terlebih dahulu bagi mahasiswa dan mahasiswi asal Flores yang terdampak langsung bencana gempa," sebut Jefri.
1. Diharapkan mahasiswa tetap melanjutkan kuliah

Gedung hancur akibat gempa Flores. (Dok Istimewa) Langkah tersebut menurutnya akan bermanfaat di tengah masa pemulihan pascagempa yang memengaruhi kondisi ekonomi keluarga mahasiswa.
"Kita berharap ini bisa meringankan beban mahasiswa yang terdampak secara langsung," ujar Jefri lagi.
Selanjutnya, diharapkan kebijakan ini dapat membantu mahasiswa tetap mengikuti perkuliahan dan menyelesaikan pendidikan.
"Tanpa terbebani pembayaran UKT selama satu semester," tukasnya lagi.
2. Terjunkan tim khusus ke lapangan

Gubernur NTT Melki Laka Lena memimpin rapat bersama perguruan tinggi terkait penanganan gempa Flores. (Dok Biro Apim NTT) Selain memberikan pembebasan UKT kepada mahasiswa, Undana juga terlibat dalam penanganan bencana di lapangan. Ia mengaku Undana telah membentuk Satuan Tugas Penanganan Bencana serta Posko Penanganan Bencana Gempa Flores sejak awal bencana.
"Pada tahapan pertama kami sudah menurunkan lima tim," ujarnya.
Kemudian ada dua tim lagi yang akan diterjunkan untuk mendukung masa transisi menuju pemulihan. Tim ini juga berfokus pada trauma healing bagi masyarakat terdampak serta sekolah lapangan. Tim ini akan mendukung keberlanjutan pendidikan di wilayah yang terdampak bencana.
3. Gubernur NTT minta peran kampus di sektor pertanian pascagempa

Gubernur NTT Melki Laka Lena. (Dok Biro Apim NTT) Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menanggapi peran perguruan tinggi dalam proses pemulihan pascabencana. Dalam kesempatan itu ia menyebut perguruan tinggi memiliki sumber daya manusia, keahlian, teknologi dan jaringan yang dapat dimanfaatkan. Keterlibatan kampus tidak hanya dalam bantuan kemanusiaan, tetapi juga pendataan kerusakan, pendampingan masyarakat hingga pemulihan sektor ekonomi.
"Yang paling penting adalah memastikan masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan aktivitas pendidikan tetap berjalan," kata Melki.
Melki selanjutnya meminta perguruan tinggi mengambil bagian dalam pemulihan sektor pertanian, peternakan, perikanan dan sektor ekonomi lainnya yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















