Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri. (dok. Istimewa)
Ajang MTQ NTB 2026 ditutup Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri pada Senin malam (15/6/2026) di Bencingah Agung Masmirah, Kabupaten Lombok Tengah. Penutupan MTQ NTB 2026, bertepatan dengan malam pergantian tahun baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Hal ini menjadi momentum strategis untuk menguatkan komitmen membumikan nilai-nilai Al-Qur'an sekaligus meneguhkan ikhtiar mewujudkan NTB sebagai Serambi Al-Qur'an. Wagub NTB yang akrab disapa Dinda ini menegaskan bahwa MTQ tidak boleh dipandang semata sebagai ajang perlombaan membaca, menghafal, atau memahami Al-Qur'an.
Namun, lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar membangun peradaban Qur'ani dengan menyiapkan generasi yang menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, sumber akhlak, dan fondasi pembangunan daerah.“Insyaallah, Al-Qur'an akan menjadi benteng yang kokoh bagi generasi-generasi Islami yang kelak mewarisi estafet pembangunan di NTB,” kata Dinda.
Menurutnya, ukuran keberhasilan MTQ tidak hanya ditentukan oleh siapa yang meraih gelar juara, tetapi juga oleh semakin kuatnya kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an, tumbuhnya persaudaraan di antara seluruh kabupaten dan kota, serta lahirnya semangat untuk mengamalkan nilai-nilai Qur'ani dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, Pemprov NTB mendorong agar MTQ menjadi bagian dari gerakan pembinaan Al-Qur'an yang berkelanjutan. Upaya tersebut sejalan dengan visi besar menjadikan NTB sebagai Serambi Al-Qur'an, yakni daerah yang tidak hanya melahirkan qari, qariah, mufassir, mufassirah, hafiz, dan hafizah berprestasi, tetapi juga masyarakat yang menjadikan ajaran Al-Qur'an sebagai inspirasi dalam membangun kehidupan yang religius, harmonis, dan berkemajuan.
Dinda menyampaikan apresiasi kepada Dewan Hakim, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), panitia pelaksana, aparat keamanan, pemerintah kabupaten dan kota, serta seluruh peserta yang telah menyukseskan penyelenggaraan MTQ dengan tertib, aman, dan penuh kekhidmatan. Dia berharap para juara yang lahir dari MTQ XXXI mampu menjadi duta terbaik NTB di tingkat nasional sekaligus mengembalikan tradisi prestasi daerah di panggung MTQ Nasional.