KPU NTB Tak Larang Cagub-Cawagub Gunakan Istilah Asing saat Debat

Mataram, IDN Times - KPU Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah mempersiapkan pelaksanaan debat kandidat perdana tiga pasangan Cagub dan Cawagub NTB 2024. Debat perdana pasangan Cagub dan Cawagub NTB akan dilaksanakan pada 23 Oktober 2024 di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram dan disiarkan langsung salah satu TV nasional.
Ketua KPU NTB Muhammad Khuwailid mengatakan tidak ada larangan bagi pasangan Cagub dan Cawagub untuk menggunakan istilah-iatilah asing pada saat debat. Karena menurutnya, ketiga Cagub NTB memiliki basis intelektual yang bagus. Ketiga Cagub NTB bergelar doktor.
"Sebetulnya, kapasitas tiga Cagub ini, saya sebut bonus. Kita sangat mengetahui kapasitas dari masing-masing pasangan calon. Mereka punya basis intelektual yang baik. Kalaupun menggunakan istilah asing, mereka pasti paham," kata Khuwailid dikonfirmasi di Mataram, Jumat (18/10/2024).
1. Tidak khawatir Paslon dijebak gunakan istilah asing

Khuwailid mengaku tidak khawatir seorang calon akan menjebak calon yang lain menggunakan istilah asing pada saat debat. Karena ketiga pasangan calon yang maju di Pilgub NTB 2024 adalah orang-orang yang punya kapasitas dan basis intelektual yang bagus.
"Mereka ini sangat memahami cara berdebat, berdiskusi. Sangat muncul sebetulnya di beberapa kegiatan diskusi yang dilaksanakan oleh beberapa organisasi. Mudah-mudahan nanti mereka tetap menjaga etika debat dan diskusi," harapnya.
Dalam debat perdana kandidat Pilgub NTB 2024, nantinya ada sesi tanya jawab antara pasangan calon. Di sanalah berpotensi masing-masing pasangan calon bertanya menggunakan istilah asing.
"Materi debat itu pengujian visi dan misi. Jadi, seluruh pertanyaan akan menyangkut ke situ. Nanti ada sesi calon bertanya ke calon lainnya, yang ditanyakan terkait visi dan misi sebagaimana tema setiap debat," terangnya.
2. Tema debat perdana terkait Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik untuk Kesejahteraan Rakyat

Pada debat perdana Pilgub NTB 2024 mengangkat tema Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik untuk Kesejahteraan Rakyat. KPU NTB telah menetapkan empat panelis untuk debat perdana Pilgub 2024. Namun, Khuwailid belum mau menyebutkan nama-nama panelis. Tetapi mereka sebagian besar adalah akademisi.
"Nanti akan terbagi beberapa subtema yang akan dipilih oleh kontestan dalam pelaksanaan debat. Ada enam segmen, mulai dari penyampaian visi misi sampai closing statement," jelasnya.
3. Batasi masa pendukung masing-masing Paslon

KPU NTB akan membatasi massa pendukung pasangan calon yang bisa masuk ke tempat debat berlangsung. Namun, Khuwailid belum menyebutkan batas maksimal massa pendukung yang boleh masuk arena debat.
"Kita akan batasi sesuai kapasitas tempat agar tidak terlalu sedikit dan tidak terlalu banyak, biar pas. Karena kita juga harus mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi," tandasnya.
Sebanyak tiga pasangan Cagub dan Cawagub bertarung di Pilgub NTB 2024. Ketiganya adalah pasangan Sitti Rohmi Djalilah - W Musyafirin alias Rohmi-Firin, pasangan Zulkieflimansyah - Moh. Suhaili FT alias Zul-Uhel dan pasangan Lalu Muhamad Iqbal - Indah Dhamayanti Putri alias Iqbal-Dinda.



















