Ilustrasi - Ruang pengamatan cuaca BMKG (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Akibat terjangan air sungai yang merendam sedikitnya 248 KK. Beruntungnya tidak tedapat korban jiwa. Banjir dengan tinggi muka air 10 sampai 40 sentimeter juga merendam satu hektare lahan pertanian warga.
Data sementara, akibat banjir Bima tidak ditemukan kerusakan baik di perumahan warga, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, dan fasilitas peribadatan. Namun, ruas jalan di Kelurahan Kendo tergenang.
“Ada sekitar satu hektare lahan pertanian warga rusak terendam banjir di Kelurahan Nungga,” kata Sahdan.
Untuk masyarakat yang bermukim di Kota Bima agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem (Fenomena La Nina). Baik berupa angin kencang dan hujan lebat.
Kondisi itu sesuai hasil Analisa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat pada 27 sampai 29 November 2021 di sejumlah wilayah di NTB.
“Kita harap kondisi saat ini sudah kondusif, banjir sudah mulai surut dan hujan sudah reda. Kita juga minta warga tetap siaga,” ujar Sahdan.