Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jelang Lebaran, Penukaran Uang Kartal di NTT Tembus Rp514 Miliar

Jelang Lebaran, Penukaran Uang Kartal di NTT Tembus Rp514 Miliar
Petugas layanan mobil keliling saat melayani penukaran uang baru. (IDN Times/Bramanta Pamungkas)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Penukaran uang kartal di NTT jelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H tembus Rp514 miliar, dengan puncak kebutuhan tunai diperkirakan mencapai Rp305 miliar pada 13–17 Maret 2026.
  • Bank Indonesia dorong digitalisasi transaksi lewat QRIS, termasuk peluncuran QRIS donasi bencana Gunung Lewotobi dan rencana kegiatan QRIS Taputar Kota Kupang tahun 2026.
  • Layanan operasional BI seperti BI-RTGS, BI-SSSS, dan SKNBI libur 18–24 Maret 2026, namun transaksi digital via BI-FAST tetap aktif selama periode Lebaran.
  • Penukaran uang kartal di NTT jelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H mencapai Rp514 miliar, dengan puncak kebutuhan tunai diperkirakan terjadi pada 13–17 Maret 2026 sebesar Rp305 miliar.
  • Bank Indonesia NTT menyiapkan Rp1,7 triliun uang kartal serta mendorong digitalisasi transaksi lewat QRIS, termasuk peluncuran QRIS donasi bencana Gunung Lewotobi untuk memudahkan bantuan digital.
  • Layanan operasional BI seperti BI-RTGS, BI-SSSS, dan SKNBI diliburkan 18–24 Maret 2026 selama Idulfitri, sementara BI-FAST tetap beroperasi agar transaksi digital masyarakat tidak terganggu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kupang, IDN Times - Penukaran uang kartal di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah telah mencapai Rp514 miliar. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Adidoyo Prakoso, mengatakan ini merupakan realisasi layanan perbankan maupun layanan penukaran yang difasilitasi Bank Indonesia (BI).

Ia menyebut pada tahun ini sudah disiapkan total Rp1,7 triliun uang kartal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran 2026.

1. Puncak penukaran uang pada 13-17 Maret 2026

ilustrasi penukaran uang baru di bank Mandiri (unsplash.com/Mufid Majnun)
ilustrasi penukaran uang baru di bank Mandiri (unsplash.com/Mufid Majnun)

Adidoyo melaporkan progres layanan penukaran uang selama sebulan terakhir ini pada kegiatan pembukaan Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) 2026. Ia sekaligus menutup Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 di Kantor BI NTT, Kupang, Jumat (13/3/2026).

"Sejak 12 Februari hingga 12 Maret 2026 jumlah uang kartal yang telah diedarkan melalui penarikan perbankan maupun layanan penukaran mencapai Rp514 miliar,” kata dia.

Ia juga memperkirakan puncak kebutuhan uang tunai bakal terjadi pada periode 13–17 Maret 2026, dengan estimasi penarikan mencapai Rp305 miliar.

2. Luncurkan QRIS untuk donasi bencana

IMG-20260313-WA0063.jpg
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTT, Adidoyo. (Dok Humas Setda Provinsi NTT)

Pihaknya memastikan ketersediaan uang tunai selama masa puasa hingga hari raya lebaran. Selain itu Bank Indonesia mendorong digitalisasi transaksi keuangan melalui penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Pihaknya juga berencana menyelenggarakan QRIS Taputar Kota Kupang pada 2026 untuk memperluas pemanfaatan transaksi digital di daerah tersebut.

"Berbagai kegiatan promosi penggunaan QRIS kita lakukan kepada masyarakat dan pelaku usaha," tukasnya.

Dalam kegiatan yang sama, BI juga meluncurkan QRIS donasi bencana Gunung Lewotobi dengan konsep “Satu QRIS untuk Semua” guna memudahkan masyarakat menyalurkan bantuan secara digital.

3. Operasional diliburkan selama libur lebaran

ilustrasi Bank Indonesia (unsplash.com/Aini Rahmadini)
ilustrasi Bank Indonesia (unsplash.com/Aini Rahmadini)

BI juga mengumumkan layanan yang tidak beroperasi berlangsung mulai Rabu, 18-24 Maret 2026 atau selama periode libur Idulfitri 1447 Hijriah. Layanan yang dihentikan sementara antara lain Sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS), Bank Indonesia Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS), serta Bank Indonesia Electronic Trading Platform (BI-ETP), termasuk meniadakan layanan kas selama masa libur Lebaran.

Selain itu, Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) juga tidak beroperasi selama periode libur. Seluruh warkat debit di Zona 4 yang telah diserahkan pada 17 Maret 2026 (H-1) akan diselesaikan setelmennya pada 25 Maret 2026.

“Seluruh kegiatan operasional Bank Indonesia akan kembali berjalan normal sepenuhnya pada Rabu, 25 Maret 2026,” ujar Adidoyo.

Masyarakat tetap dapat melakukan transaksi keuangan secara digital melalui Bank Indonesia Fast Payment (BI-FAST) yang tetap beroperasi penuh selama periode libur.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News NTB

See More