Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Muntah di Kapal, Dua WNA Spanyol Dievakuasi dari Perairan Pulau Padar

Muntah di Kapal, Dua WNA Spanyol Dievakuasi dari Perairan Pulau Padar
Proses evakuasi dua warga Spanyol oleh Tim Gabungan di Pulau Padar, NTT pada Senin (27/4/2026). (Dok. Basarnas Maumere
Intinya Sih
  • Dua wisatawan asal Spanyol dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan di perairan Pulau Padar setelah mengalami gejala lemas, pusing, dan muntah saat berada di atas Kapal Wisata Jaya 02.
  • Tim SAR menggunakan RIB Pos SAR Manggarai Barat bersama perawat KKP Labuan Bajo untuk memberikan pertolongan pertama sebelum mengevakuasi korban ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo dengan pengawasan ketat.
  • Kedua WNA kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju RS Siloam Labuan Bajo guna mendapatkan penanganan medis lanjutan, dan operasi SAR dinyatakan selesai setelah pasien diserahkan ke pihak rumah sakit.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Labuan Bajo, IDN Times - Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi medis terhadap dua wisatawan mancanegara asal Spanyol di perairan Pulau Padar. Kedua korban dilaporkan mengalami gejala lemas, pusing, hingga muntah-muntah saat berada di atas Kapal Wisata Jaya 02.

Kondisi darurat ini segera direspons oleh petugas setelah menerima laporan dari pihak kapal di Labuan Bajo. Langkah penyelamatan ini menjadi prioritas utama guna memastikan keselamatan wisatawan yang sedang menikmati perjalanan di Nusa Tenggara Timur.

1. Proses evakuasi medis di tengah perairan

Proses evakuasi dua warga Spanyol oleh Tim Gabungan di Pulau Padar, NTT pada Senin (27/4/2026). (Dok. Basarnas Maumere
Proses evakuasi dua warga Spanyol oleh Tim Gabungan di Pulau Padar, NTT pada Senin (27/4/2026). (Dok. Basarnas Maumere

Tim SAR Gabungan langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian dengan menggunakan RIB Pos SAR Manggarai Barat untuk menjangkau kapal korban. Mereka juga membawa perawat dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Labuan Bajo guna memberikan pertolongan pertama secara cepat di lokasi.

Setibanya di Kapal Jaya 02, tim medis segera melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan kedua warga negara asing tersebut. Meskipun hasil tensi menunjukkan angka normal, evakuasi tetap dilakukan untuk mengantisipasi penurunan kondisi fisik lebih lanjut.

"Tim SAR Gabungan langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian dengan menggunakan RIB Pos SAR Manggarai Barat serta membawa perawat dari KKP Labuan Bajo (Kantor Kesehatan Pelabuhan)," Terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Maumere, Fathur Rahman selaku SMC (SAR Mission Coordinator) dalam keterangannya yang diterima pada Selasa (28/4/2026).

2. Pemindahan korban ke Pelabuhan Marina

Proses evakuasi dua warga Spanyol oleh Tim Gabungan di Pulau Padar, NTT pada Senin (27/4/2026). (Dok. Basarnas Maumere
Proses evakuasi dua warga Spanyol oleh Tim Gabungan di Pulau Padar, NTT pada Senin (27/4/2026). (Dok. Basarnas Maumere

Setelah proses evakuasi dari kapal selesai, tim membawa kedua korban menuju dermaga terdekat untuk tindakan lanjutan. Perjalanan menuju daratan dilakukan dengan pengawasan ketat agar kondisi pasien tetap stabil selama di atas RIB.

"Pukul 21.10 Wita, Tim SAR Gabungan tiba di Kapal Jaya 02 dan langsung mengevakuasi 2 Orang WNA menuju Labuan Bajo yang sebelumnya dilakukan pengecekan tensi oleh perawat KKP Labuan Bajo, didapatkan hasil tensi kedua WNA normal namun tetap dibutuhkan evakuasi lebih lanjut," ujarnya.

Pukul 22.35 Wita, rombongan akhirnya tiba di Pelabuhan Marina Labuan Bajo dengan selamat sesuai dengan rencana operasi. Petugas di darat telah bersiaga penuh untuk memindahkan pasien ke kendaraan medis yang sudah menunggu.

3. Penanganan medis lanjutan di rumah sakit

Proses evakuasi dua warga Spanyol oleh Tim Gabungan di Pulau Padar, NTT pada Senin (27/4/2026). (Dok. Basarnas Maumere
Proses evakuasi dua warga Spanyol oleh Tim Gabungan di Pulau Padar, NTT pada Senin (27/4/2026). (Dok. Basarnas Maumere

Ambulans KKP Labuan Bajo langsung meluncur menuju Rumah Sakit Siloam untuk memberikan perawatan yang lebih profesional bagi kedua WNA tersebut. Tindakan medis di rumah sakit diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti dari gejala pusing dan muntah yang mereka alami.

Operasi SAR ini resmi berakhir setelah pasien diserahkan kepada pihak tenaga medis di rumah sakit setempat. Seluruh unsur yang terlibat dalam tim gabungan kembali ke satuan masing-masing setelah misi kemanusiaan ini dinyatakan tuntas.

"(Mereka) dievakuasi menggunakan Ambulans KKP Labuan Bajo menuju RS Siloam Labuan Bajo untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih memadai," tutupnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us

Latest News NTB

See More