Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat menerima Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan Bupati/Walikota, Senin (15/5/2023). (dok. Diskominfotik NTB)
Gubernur NTB Zulkieflimansyah berterima kasih kepada Kementerian PUPR yang telah membantu menangani persoalan infrastruktur termasuk penanganan jalan di NTB. Sehingga, berbagai event internasional dapat terselenggara di NTB.
Kepala Dinas PUPR NTB Ridwan Syah mengatakan bahwa Inpres Jalan Daerah menjadi solusi dari pembangunan infrastruktur di Provinsi NTB.Inpres Jalan Daerah merupakan target dari Presiden Jokowi untuk menyelesaikan persoalan jalan yang menjadi kewenangan daerah tetapi ditangani melalui anggaran kementerian.
"Alhamdulillah, adanya Inpres Jalan Daerah, sebagai solusi pembangunan infrastruktur di NTB, semoga segala usulan dapat ditangani secepatnya," kata Ridwan yang ikut mendampingi Gubernur menemui Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Sebelumnya, Ridwan menyebutkan sekitar 180 kilometer (km) jalan provinsi dalam kondisi rusak parah. Total jalan provinsi di NTB sepanjang 1.484,43 km, dimana lebih dari 10 persen dalam kondisi rusak parah.
Secara keseluruhan, total panjang jalan di NTB 8.034,89 km, terdiri atas jalan nasional 934,55 km, jalan provinsi 1.484,43 km dan jalan kabupaten 5.625,9 km. Tingkat kemantapan jalan nasional saat ini 97,04 persen sedangkan kemantapan jalan provinsi sebesar 84,52 persen.
"Jalan yang rusak parah totalnya 180 km dari total 1.400 km jalan provinsi. Tapi jalan provinsi itu termasuk juga jalan yang belum tembus," kata Ridwan
Kondisi jalan provinsi di Pulau Lombok sudah mantap 90 persen, sedangkan di Pulau Sumbawa baru 70 persen. Di Pulau Sumbawa, jalan provinsi yang rusak parah paling banyak di Kabupaten Bima.