Mataram, IDN Times - Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menawarkan proyek pembangunan port to port bypass Lembar - Kayangan ke Qatar. Tawaran itu disampaikan saat menerima kunjungan Duta Besar Qatar untuk Indonesia, Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari di Kantor Gubernur NTB, Jumat (28/8/2026).
"Beliau masih baru di sini, jadi kesempatan untuk kerja sama masih panjang ke depan. Bahkan (proyek) port to port (Lembar-Kayangan) tadi kita bahas juga. Nanti kita lihat kelanjutannya," kata Iqbal.
Sebelumnya, Iqbal mengatakan pembangunan bypass Lembar-Kayangan ditargetkan mulai konstruksi pada 2027 mendatang. Proyek strategis Bypass Lembar-Kayangan sebagai prioritas percepatan pembangunan infrastruktur konektivitas NTB.
Pada 2026, proyek Bypass Lembar-Kayangan fokus pada pengerjaan detailed engineering design (DED), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan pembebasan lahan. Sedangkan konstruksi proyek Bypass Lembar-Kayangan ditargetkan mulai awal tahun 2027. Dengan skema pembiayaan yang efisien dan terus dikonsultasikan dengan kementerian dan ditargetkan rampung paling lambat tahun 2028.
Dengan dibangunnya jalur baru tersebut, waktu tempuh Lembar-Kayangan dapat dipangkas menjadi 1 jam 45 menit hingga 2 jam saja. Sehingga akan punya efek domino meningkatnya mobilitas pengguna jasa penyeberangan. Selain itu, mobilitas logistik lebih efisien dan wisatawan akan semakin mudah melakukan perjalanan dari Bali menuju Lombok dan Sumbawa.
