Mataram, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar rapat tertutup dengan Pemprov NTB selama dua hari. Pada hari pertama, Rabu (2/9/2026), rapat koordinasi digelar bersama Pemprov dan Pimpinan DPRD NTB dari pagi hingga petang.
Kemudian pada hari kedua, Kamis (3/9/2026), rapat koordinasi digelar bersama Gubernur NTB dan Bupati/Wali Kota se-NTB, dari pagi hingga sore. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan kehadiran KPK ke NTB dalam rangka pencegahan korupsi dengan mengevaluasi perbaikan tata kelola pemerintahan daerah.
"Karena NTB disayang sama KPK. Dikasih tahu, early warning. Salah satu ini karena setelah OTT (Bupati Lombok Barat) kemarin, jadi NTB dapat perhatian," kata Iqbal dikonfirmasi di Kantor Gubernur NTB, Kamis (3/9/2026) petang.
