MXGP Lombok di Sirkuit Selaparang Kota Mataram 2023. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Yulia memastikan pihaknya terus melakukan persiapan gelaran MXGP Lombok dan Sumbawa 2024. Saat ini, pihaknya sebagai penyelenggara lokal masih dalam proses pengurusan visa offisial, kru dan pembalap MXGP 2024.
Pada awal Mei mendatang, mulai dilakukan revitalisasi dan maintenance sirkuit. Selain itu, sedang membuat kerja sama dengan pihak terkait kaitan dengan logistik MXGP.
"Masih persiapan eksternal rata-rata," terangnya.
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi mengaku menerima informasi bahwa Ikatan Motor Indonesia (IMI) meminta gelaran kejuaraan dunia balap motocross atau Motocross Grand Prix (MXGP) seri Indonesia 2024 di Nusa Tenggara Barat (NTB) agar ditunda.
Berdasarkan informasi yang diterima, Ketua Umum IMI Pusat Bambang Soesatyo telah menyurati Federasi Sepeda Motor Internasional atau Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) pada pertengahan Maret 2024 lalu.
Gita mengatakan IMI Pusat meminta penundaan MXGP Indonesia 2024 karena ada permasalahan internal di penyelenggara lokal PT Samota Enduro Gemilang (SEG). SEG belum menyelesaikan kewajibannya kepada IMI pada pelaksanaan MXGP Indonesia 2023 yang digelar di Lombok dan Sumbawa.
"Jadi, antara penyelenggara (SEG) dengan IMI Pusat, masih ada permasalahan internal. Saya ndak tahu persis permasalahannya. Karena ada permasalahan internal yang belum terselesaikan pada MXGP 2023 lalu. Itu antara penyelenggara dengan IMI, tidak ada kaitan dengan Pemprov NTB," jelas Gita.