Dilaporkan Hilang, Turis India Ditemukan Tewas di Perairan Gili Air

- Seorang turis asal India bernama Guarav Kumar dilaporkan hilang saat berenang di perairan Gili Air, Lombok Utara, setelah terakhir terlihat oleh empat rekannya pada Kamis pagi.
- Barang-barang pribadi korban ditemukan di daratan, dan setelah pencarian beberapa jam oleh tim gabungan, jasad korban ditemukan sekitar 100 meter dari bibir pantai dalam kondisi meninggal dunia.
- Jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Mataram untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara polisi masih mendalami kasus ini serta mengimbau wisatawan agar selalu menjaga keselamatan saat beraktivitas di laut.
Lombok Utara, IDN Times – Seorang turis asal India dilaporkan hilang saat beraktivitas wisata di Perairan Gili Air, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (30/4/2026). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan upaya pencarian oleh petugas gabungan.
Kapolsek Pemenang AKP Henny Adriani menyampaikan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 08.00 WITA, saat korban yang bernama Guarav Kumar bersama empat rekannya melakukan aktivitas wisata di kawasan Gili Air.
“Setibanya di lokasi, empat orang teman korban melakukan aktivitas di daratan. Sementara korban memilih berada di sekitar pantai dan berenang di perairan dangkal,” jelas Henny.
1. Barang-barang pribadi milik korban ditemukan di daratan

Namun, beberapa waktu kemudian, keempat rekannya tidak lagi melihat keberadaan korban di sekitar lokasi. Setelah dilakukan pengecekan, barang-barang pribadi korban seperti handphone dan pakaian masih ditemukan di daratan.
“Menyadari korban tidak berada di lokasi, rekan korban kemudian melaporkan kejadian tersebut, sehingga anggota piket Pos Pol bersama tim penyelamat dan masyarakat segera melakukan pencarian,” terangnya.
2. Korban ditemukan tewas 100 meter dari bibir pantai

Upaya pencarian melibatkan personel Polsubsektor Gili Indah Pos Gili Air, tim dari Blue Marlin Dive, serta masyarakat setempat. Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 12.40 WITA, berjarak kurang lebih 100 meter dari bibir pantai, tepatnya di depan area Blue Marlin Dive.
“Pada saat ditemukan, korban sempat diberikan upaya pertolongan berupa RGP oleh tim medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan sudah tidak bernyawa,” jelasnya.
3. Polisi lakukan pendalaman

Henny menambahkan, jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara di Kota Mataram untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dia mengimbau kepada seluruh wisatawan, khususnya yang melakukan aktivitas di perairan, agar selalu memperhatikan keselamatan diri dan kondisi lingkungan, serta tidak berenang seorang diri.
“Keselamatan merupakan hal utama. Kami mengimbau agar wisatawan tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi menghindari kejadian serupa,” kata dia.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut. Selain itu, kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak terkait dan keluarga korban.


















