Rumah terduga pelaku terorisme di kecamatan Terara Lombok Timur (dok. Pribadi Ruhaili
Salah seorang tetangga Sastrawan membenarkan kalau ada penangkapan terduga teror di dekat rumahnya. Proses penangkapan berlangsung cepat.
Sastrawan mengaku kenal dengan terduga teror ini yang merupakan adik kelasnya di masa sekolah. Pelaku ini sempat bekerja ke luar negeri hingga akhirnya dipulangkan kembali.
Selepas dari luar negeri, kata Sastrawan, terduga ini mendadak menjadi pribadi yang tertutup. Apalagi saat menikahi perempuan dari luar Lombok Timur.
"Kami tidak menduga kalau yang bersangkutan diduga terlibat jaringan itu," ujarnya.
Demikian disampaikan warga Jenggik L Tawap menyaksikan secara langsung proses penangkapan terduga teror. Prosesnya sangat cepat. "Penangkapan begitu cepat petugas langsung membawa mereka menggunakan mobil dengan tangan diborgol," ungkapnya.