Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Buka TWA, BBKSDA NTT Imbau Wisatawan Tak Rekam Pengungsi Gempa Flores
Situasi lokasi pengungsian korban gempa Flores. (Dok KOREM Wira Sakti Kupang)
  • BBKSDA NTT membuka kembali TWA Ruteng, TWA 17 Pulau, dan TWA Gugus Pulau Teluk Maumere mulai 30 Agustus 2026 setelah mempertimbangkan pemantauan BMKG serta kesiapan fasilitas dan petugas.
  • Wisatawan dilarang memasuki pengungsian, memotret korban tanpa izin, dan menggunakan fasilitas secara berlebihan; pengecualian berlaku untuk penyaluran bantuan resmi atau aksi kemanusiaan.
  • Kunjungan TWA 17 Pulau dibatasi 50 orang per hari, dengan pembatasan kelompok rentan; pengunjung wajib menghindari area berbahaya, memantau jalur evakuasi, dan mengikuti evaluasi berkala.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    BBKSDA NTT membuka kembali kunjungan wisata alam di tiga kawasan konservasi Flores, dengan larangan memasuki pengungsian serta memotret atau merekam pengungsi tanpa izin.
  • Who?
    BBKSDA NTT, dipimpin Kepala BBKSDA NTT Adhi Nurul Hadi, menetapkan aturan bagi wisatawan di kawasan TWA dan warga terdampak gempa Flores.
  • Where?
    Kunjungan dibuka di TWA Ruteng, TWA 17 Pulau, dan TWA Gugus Pulau Teluk Maumere di Nusa Tenggara Timur.
  • When?
    Pembukaan kembali berlaku mulai 30 Agustus 2026. Surat edaran disampaikan Adhi Nurul Hadi pada Minggu, 30 Agustus 2026.
  • Why?
    Pembukaan dilakukan setelah pemantauan aktivitas kegempaan BMKG serta penilaian fasilitas dan kesiapan petugas, sambil menjaga keselamatan, kebutuhan pengungsi, dan kelestarian kawasan.
  • How?
    TWA 17 Pulau dibatasi 50 pengunjung per hari, terdiri dari 25 wisatawan mancanegara dan 25 wisatawan nusantara. Kebijakan dipantau dan dievaluasi berkala, dengan perhatian pada jalur evakuasi serta titik kumpul.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Tiga tempat wisata alam di Flores dibuka lagi setelah gempa. BBKSDA NTT bilang pengunjung tidak boleh masuk tempat pengungsi atau memotret mereka tanpa izin. Di TWA 17 Pulau, hanya 50 orang boleh datang tiap hari. Petugas masih melihat keadaan gempa dan tempat wisata supaya semua orang aman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kupang, IDN Times - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali membuka kunjungan wisata alam di tiga kawasan mulai 30 Agustus 2026 pasca gempa yang mengguncang Pulau Flores. Pembukaan ini dengan catatan, para wisatawan dilarang masuk ke kawasan pengungsian dan mengambil terkecuali sedang dalam aksi kemanusiaan bagi korban gempa Flores. Langkah ini untuk menghormati kondisi pengungsi yang masih dalam pemulihan.

Kepala BBKSDA NTT, Adhi Nurul Hadi, menegaskan ini dalam surat pembukaan wisata di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Ruteng, TWA 17 Pulau, dan TWA Gugus Pulau Teluk Maumere.

"Pembukaan ini juga mempertimbangkan hasil pemantauan aktivitas kegempaan oleh BMKG serta hasil penilaian terhadap kondisi fasilitas dan kesiapan petugas di kawasan konservasi," kata dia dalam surat edarannya pada Minggu (30/8/2026).

1. Tidak ambil foto dan video pengungsi

Personel TNI ikut terlibat dalam tim SAR untuk mencari korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). (Dokumentasi Puspen TNI)

BBKSDA NTT menegaskan kepada wisatawan agar menghormati penyintas gempa dengan tidak memasuki kawasan pengungsian kecuali untuk kepentingan penyaluran bantuan resmi.

"Pengunjung dilarang mengambil foto atau video korban maupun lokasi pengungsian tanpa izin," tegas Adhi melalui surat edarannya.

Wisatawan juga ditegaskan untuk menggunakan air bersih dan fasilitas lainnya dengan bijak agar tidak mengganggu kebutuhan warga yang masih terdampak bencana. BBKSDA NTT juga mengajak wisatawan berkontribusi dalam pemulihan masyarakat, antara lain melalui penyaluran bantuan langsung atau melalui posko darurat yang dikoordinasikan dengan pemerintah daerah.

2. Kuota kunjungan TWA 17 dibatasi

Taman Laut 17 Pulau (instagram.com/giovanni_mansilla)

Sebelumnya, BBKSDA NTT menilai aktivitas pariwisata di sejumlah kawasan konservasi Flores sempat menunjukkan tren penurunan saat gempa susulan sejak 15 Agustus 2025 dan kini aktivitas wisatawan mulai kembali bergeliat. Namun dalam pembukaan kembali kunjungan wisatawan khususnya di TWA 17 Pulau ditetapkan dengan kuota maksimal 50 pengunjung setiap hari.

"Kuota itu terdiri dari 25 wisatawan mancanegara dan 25 wisatawan nusantara karena meski kembali dibuka, BBKSDA NTT tetap menerapkan prinsip kehati-hatian," jelas dia.

BBKSDA juga membatasi kunjungan bagi kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas, lansia, serta wisatawan yang membutuhkan bantuan khusus.

3. Kebijakan akan terus dievaluasi

Taman Laut 17 Pulau Riung. Ceknricek.com

Kebijakan pembukaan kunjungan ini akan terus dievaluasi secara berkala untuk memastikan keselamatan wisatawan dan petugas sekaligus menjaga kelestarian kawasan konservasi.

"Kondisi kawasan dan perkembangan situasi kebencanaan akan terus dipantau," kata dia.

BBKSDA mengingatkan wisatawan untuk tidak lengah meski kawasan wisata telah kembali dibuka dengan menjauhi lokasi yang berpotensi membahayakan, seperti tebing atau lereng curam, bangunan rusak, serta area yang mengalami retakan tanah.

"Juga wajib memperhatikan jalur evakuasi dan titik kumpul yang tersedia sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan bencana susulan," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article