Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Budi Daya Maggot Menjanjikan, Mataram Target PAD Rp360 Juta

Kota Mataram
Budi Daya Maggot Menjanjikan, Mataram Target PAD Rp360 Juta
Ilustrasi Maggot yang sedang dibudidayakan. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Share Article

Mataram, IDN Times - Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, optimistis dapat menyumbang pendapatan daerah (PAD) dari kegiatan budi daya maggot. Budi daya di Maggot Center Kebon Talo ditargetkan menyumbang PAD sebesar Rp360 juta per tahun.

Dilansir Antara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram HM Kemal Islam di Mataram, Jumat, mengatakan, apabila pembuatan bak pengembangan budi daya maggot rampung maka potensi PAD bisa terlihat sekitar Rp30 juta per bulan dengan target panen maggot per bulan 5.000 kilogram.

  1. 1. Hasilkan 1.200 kilogram per bulan

    pribadi
    pribadi

    Dikatakan, untuk saat ini kegiatan budidaya maggot di Kebon Talo baru menghasilkan 1.200 kilogram per bulan sebab saat ini terdapat 20 bak atau wadah budi daya maggot. Satu bak berukuran 1x2 meter menghasilkan 30-40 kilogram maggot basah.

    "Kalau target kita itu sudah tercapai, Insya Allah kita bisa lihat potensi PAD setahun dari budi daya maggot mencapai Rp360 juta," katanya.

  2. 2. Dipanen satu kali dalam dua minggu

    IDN Times/Humas Pemprov DKI Jakarta
    IDN Times/Humas Pemprov DKI Jakarta

    Maggot bisa dipanen 14 hari sekali, sebab jika lebih maggot akan menjadi indukan atau pupa. Sementara, untuk pakan ternak seperti itik, ikan dan lainnya adalah yang masih berupa maggot basah ukuran sedang bukan pupa.

    "Untuk sementara saat ini kita jual maggot basah dengan harga Rp6.000-7.000 per kilogram. Jadi tinggal dikalikan saja satu bak kita panen sekitar 30-40 kilogram, dikalikan 20 bak," katanya.

  3. 3. Warga diajak budi daya maggot

    Petugas TPS Terpadu memilah makanan untuk maggot. IDN Times/Fariz Fardianto
    Petugas TPS Terpadu memilah makanan untuk maggot. IDN Times/Fariz Fardianto

    Dengan melihat potensi ekonomi pada budi daya maggot, Kemal mengajak masyarakat untuk mengembangkan maggot, bila perlu di setiap lingkungan.

    "Selain bernilai ekonomis dan bisa menambah penghasilan warga, maggot juga dapat mengurangi sampah rumah tangga," katanya.

  4. 4. Satu kelompok per kelurahan

    Tim PHP2D KAB
    Tim PHP2D KAB

    Kemal mengatakan, program budidaya maggot kini menjadi satu kebanggaannya sebab memberikan banyak manfaat. Terkait dengan itu, pihaknya mengajak warga untuk melihat peluang ini.

    "Kami siap memberikan indukan (pupa) maggot secara gratis bagi warga uang mau mengembangbiakkan maggot. Harapannya, di 50 kelurahan minimal ada satu kelompok budidaya maggot," katanya.

  5. 5. Tentang maggot

    iStock
    iStock

    Maggot atau dalam penyebutan lain disebut dengan belatung merupakan larva dari jenis lalat Black Soldier Fly (BSF) atau Hermetia Illucens dalam bahasa Latin. Seperti yang sudah disebutkan bahwa maggot merupakan larva dari jenis lalat yang awalnya berasal dari telur dan bermetamorfosis menjadi lalat dewasa.

    Tubuh maggot berwarna hitam dan sekilas mirip dengan tawon. Siapa sangka, di balik itu semua, maggot memiliki potensi untuk dibudidayakan. Bagi beberapa orang, budidaya maggot merupakan potensi yang menggiurkan untuk dikembangkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More