Ketua Satgas MBG Provinsi NTB Fathul Gani. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Fathul menyebutkan saat ini sudah ada 732 SPPG yang dibangun di NTB. Jika dikalikan sebanyak 3.000 penerima manfaat per satu SPPG, maka penerima manfaat mencapai 2,1 juta orang.
Padahal, jumlah sasaran penerima manfaat MBG di NTB sebanyak 1,9 juta orang. "Sehingga yang perlu kita sasar ini adalah lansia jadi penerima manfaat," kata dia.
Data Satgas MBG Provinsi NTB per 1 Februari 2026, program MBG telah menjangkau hampir 1,9 juta orang. Di sektor pendidikan dasar, siswa SD kelas 1 hingga 3 menjadi kelompok terbesar dengan jumlah 278.009 jiwa, disusul oleh siswa SD kelas 4 hingga 6 sebanyak 266.110 jiwa.
Pada jenjang pendidikan menengah, program ini menjangkau 182.853 siswa SMP, 117.937 siswa MTs, serta total lebih dari 260.000 siswa di tingkat SMA, SMK, dan MA. Selain itu, program MBG juga menyasar 205.836 Balita, 88.814 anak PAUD, dan 117.827 anak TK. Kemudian Ibu Hamil 32.902 jiwa dan Ibu Menyusui 76.596 jiwa, 117.346 guru, 16.554 tenaga kependidikan, serta 8.194 kader Posyandu.