Viral! Seorang Pria Meninggal Usai Disuntik Vaksin COVID-19 di Bima

Korban mengeluh pusing setelah vaksinasi

Bima, IDN Times - Beredar video seorang pria meninggal dunia usai mengikuti vaksinasi di gerai vaksin Polsek Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pria itu adalah Lukman yang merupakan warga Kabupaten Lombok Timur.

Lukman dinyatakan meninggal dunia oleh Puskesmas Langgudu setelah sempat mengalami sesak napas dan kejang-kejang. Itu terjadi setelah Lukman disuntik vaksin COVID-19 pada Selasa (28/12/2021) sekitar pukul 12.20 WITA.

1. Dinyatakan meninggal dunia setelah dapat vaksin

Viral! Seorang Pria Meninggal Usai Disuntik Vaksin COVID-19 di BimaIlustrasi vaksinasi COVID-19 (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Ketua Badan Permusyawatan Desa Rupe Kecamatan Langgudu, Mabrur menjelaskan bahwa Lukman sempat mengalami kejang-kejang setelah mendapat vaksin COVID-19 oleh petugas dari Dinas Kesehatan Bima.

“Dia jatuh diangkat sama orang, saya lihat masih lemas dan sudah meninggal. Beberapa kali menarik napas. Habis itu sudah tidak lagi bernapas,” kata Mabrur usai merekam video live di Facebook miliknya atas nama Mr Man itu, Selasa siang.

Dari informasi yang didapat Mabrur, Lumkan merupakan pekerja pengumpul besi rongsokan asal Desa Sengenit Kelurahan Suradadi Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur.

Baca Juga: Catat! Tidak Ada Perayaan Malam Pergantian Tahun 2022 di Mataram

2. Korban keluhkan sakit kepala

Viral! Seorang Pria Meninggal Usai Disuntik Vaksin COVID-19 di BimaIlustrasi Gejala Penyakit (Sakit Kepala) (IDN Times/Mardya Shakti)

Sementara itu, berdasarkan pengakuan anak tiri korban Wilandra (17) mengaku bahwa Lukman kerap mengeluhkan sakit kepala dan demam selama sepekan. Mabrur juga menambahkan sekitar pukul 12.00 WITA setelah mendapat suntikan vaksin sekitar pukul 09:00 WITA, korban mengeluh pusing dan mengalami kejang-kejang, kemudian rebahan di salah satu tempat di Desa Rupe.

“Iya, pagi vaksin di Polsek Langgudu. Ada juga di sini tadi baru vaksin Polsek,” ujar Mabrur kepad IDN Times melalui sambungan telepon.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Fathurrahman mengatakan bahwa korban sebelumnya tidak menjelaskan terkait riwayat penyakitnya. Petugas sudah menjalankan sesuai SOP dan menanyakan terkait riwayat penyakit korban. Lukman juga mengaku tidak merasakan efek apapun setelah disuntik vaksin.

Fathurrahman mengatakan bahwa korban ternyata sering mengeluh sakit kepala sebelum divaksinasi. Informasi itu diketahui dari anak korban Bernama Wulandari.

“Kejadian ini sama sekali tidak dinginkan. Prosedur vaksinasi sudah dijalankan sesuai SOP. Termasuk telah dikuatkan dengan dokumentasi,”kata Kadikes.

3. Korban dipulangkan ke Lombok Timur

Viral! Seorang Pria Meninggal Usai Disuntik Vaksin COVID-19 di BimaLukman yang dinyatakan meninggal dunia usai mendapatkan suntikan vaksin covid-19 di Bima

Mabrur mengatakan bahwa sejauh ini dia belum mengetahui penyebab pasti kematian korban. Namun dia memastikan bahwa korban meninggal dunia setelah mendapatkan suntikan vaksin covid-19.

“Tapi yang jelas meninggal sesudah vaksin. Itu dari pengakuan dia, sebelum meninggal. Sebelum jatuh, tadi saya vaksin di Polsek Langgudu,” kata Mabrur meniru ucapan korban.

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Langgudu. Setelah mendapat penanganan dan dinyatakan meninggal dunia, jenazah korban kemudian dipulangkan ke Lombok.

“Korban ini kan tinggal di Kecamatan Woha sama anaknya. Sengaja di Bima cari nafkah di sini,” katanya.

Baca Juga: Seperti Penjara, Akses Masuk Rumah Warga Mataram ini Ditutup Tetangga 

Topik:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya