Jemaah haji NTB saat masuk Asrama Haji NTB pada Juni lalu. (IDN Times/Muhammad Muhammad Nasir)
Eka merincikan jumlah CJH yang sudah melunasi dan belum melunasi biaya haji dari 10 kabupaten/kota di NTB. Antara lain:
1. Kota Mataram : 588 CJH sudah lunas, belum lunas 67 orang dengan persentase CJH yang sudah melunasi 89,77 persen.
2. Lombok Barat : 510 CJH sudah lunas, belum lunas 45 orang dengan persentase yang sudah melunasi biaya haji sebesar 91,89 persen.
3. Lombok Tengah : 895 CJH sudah lunas, belum lunas 39 orang dengan persentase yang sudah melunasi biaya haji sebesar 95,38 persen.
4. Lombok Timur : 976 CJH sudah lunas, belum lunas 91 orang dengan persentase yang sudah melunasi sebesar 91,47 persen.
5. Lombok Utara : 68 CJH sudah melunasi, belum melunasi 6 orang dengan persentase yang sudah melunasi sebesar 91,8 persen.
6. Kabupaten Sumbawa : 285 CJH sudah melunasi, belum melunasi 5 orang dengan persentase yang sudah melunasi sebesar 98,28 persen.
7. Sumbawa Barat : 99 CJH sudah melunasi, belum melunasi 2 orang dengan persentase yang sudah melunasi sebesar 98,02 persen.
8. Dompu : 194 CJH sudah melunasi, belum melunasi 5 orang dengan persentase yang sudah melunasi sebesar 95,57 persen. 9. Bima : 453 CJH sudah melunasi, belum melunasi 24 orang dengan persentase yang sudah melunasi sebesar 94,97 persen.
10. Kota Bima : 172 CJH sudah melunasi, belum melunasi 9 orang dengan persentase yang sudah melunasi sebesar 95,03 persen.
"Kita diberi kesempatan sampai 19 Mei. Kita sudah mendorong melalui Kemenag kabupaten/kota untuk mengimbau jemaah yang belum melunasi supaya segera melunasi dengan waktu yang telah ditentukan," terangnya.
Eka menyebut ada beberapa penyebab ratusan CJH NTB belum melunasi biaya haji. Antara lain masalah ekonomi, tidak bisa bergabung dengan mahram karena sampai saat ini belum ada keputusan Menteri Agama (KMA) terkait penggabungan dan pendampingan jemaah haji. Serta faktor lainnya masalah kesehatan.
"Mungkin ada salah satu keluarga yang tidak berani orang tuanya untuk berangkat sendiri," tuturnya.