2 Kapal dan Satu Helikopter Dikerahkan Cari 5 Korban KMP Putri Yasmin

Lombok Barat, IDN Times - Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap lima penumpang KM Putri Yasmin yang hilang pada Jumat (14/8/2026). Memasuki hari ketiga pelaksanaan operasi pencarian, Tim SAR gabungan memperluas area pencarian di Perairan Selat Lombok.
Berdasarkan Rencana Operasi pencarian dan penyelamatan yang dikeluarkan oleh Kantor SAR Mataram, penyisiran pada hari ini diperluas dengan mengerahkan tiga Search and Rescue Unit (SRU) utama yang mencakup sektor perairan hingga jalur udara. Sebanyak dua kapal dan satu helikopter dikerahkan untuk pencarian lima korban yang belum ditemukan.
1. Penyisiran di perairan dan lewat udara

KMP Putri Yasmin yang terbakar di Perairan Selat Lombok, Rabu (12/8/2026). Sebanyak 173 korban telah berhasil dievakuasi, dengan rincian 172 orang selamat dan satu meninggal dunia. (dok. SAR Mataram) Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi menjelaskan pencarian pada hari ketiga ini melibatkan pembagian search area secara terstruktur guna mengoptimalkan penyisiran di lapangan. Yakni, SRU 1 mengerahkan KN SAR 220 Mataram dan SRU 2 menggunakan KAL Lembar untuk pencarian di perairan. Serta SRU 3 dengan mengoperasikan helikopter Finns SGi Air Bali untuk melakukan pemantauan dan penyisiran dari udara guna memperluas jangkauan visual pencarian.
"Memasuki hari ketiga operasi SAR KMP Putri Yasmin ini, kami mengerahkan kekuatan secara maksimal melalui pembagian 3 SRU yang mencakup penyisiran permukaan laut menggunakan armada kapal dan pemantauan dari udara menggunakan helikopter Finns SGi Air Bali," kata Hariyadi, Jumat (14/8/2026).
2. Hasil pencarian hari kedua nihil

Proses evakuasi korban selamat KMP Putri Yasmin yang terbakar di Perairan Selat Lombok, Rabu (12/8/2026) saat tiba di Pelabuhan Lembar. (IDN Times/Muhammad Nasir) Sebelumnya, pada hari kedua pencarian Kamis (13/8/2026), Tim SAR Gabungan mengintensifkan pencarian korban insiden terbakarnya kapal penumpang di Perairan Selat Lombok melalui jalur udara. Kantor SAR Mataram bersinergi dengan SGi Air Bali dengan menerbangkan dua unit helikopter yang didukung oleh Finns Search and Rescue dari Benoa, Bali.
Helikopter pertama diberangkatkan dari Bali pada pukul 12.59 WITA dan tiba di Pelabuhan Lembar pukul 13.33 WITA. Tiga menit kemudian, helikopter tersebut langsung mengudara menuju area pencarian yang telah ditentukan. Usai menyelesaikan penyisiran udara, helikopter pertama kembali mendarat di Pelabuhan Lembar pukul 14.27 WITA sebelum bertolak kembali ke Bali.
Kemudian dilanjutkan dengan helikopter kedua yang tiba di Pelabuhan Lembar pada pukul 15.36 WITA untuk melaksanakan misi pencarian serupa. Helikopter kedua kembali mendarat di Pelabuhan Lembar pukul 16.30 WITA sebelum akhirnya kembali ke Bali. Dalam misi penerbangan udara ini, personel Kantor SAR Mataram turut serta on board untuk memantau langsung titik-titik pencarian dari udara.
Sementara tim SAR gabungan yang berada di perairan tetap mengoptimalkan pencarian menggunakan KN SAR Arjuna dan RIB 02 Mataram. Berdasarkan laporan yang masuk ke Posko SAR, hingga saat ini masih tercatat 5 orang yang belum ditemukan.
Hariyadi, menyatakan bahwa pengerahan armada udara menjadi salah satu strategi penting untuk memperluas jangkauan pencarian, mengingat luasnya area perairan Selat Lombok. Hingga pukul 18.00 WITA, penyisiran yang dilakukan oleh tim darat, laut, maupun udara masih nihil alias belum membuahkan hasil dan akan dilanjutkan kembali pada hari Jumat (14/8/2026).
3. Unsur-unsur yang dilibatkan

Proses evakuasi korban KMP Putri Yasmin yang terbakar di Perairan Selat Lombok, Rabu (12/8/2026) saat tiba di Pelabuhan Lembar. (IDN Times/Muhammad Nasir) Hariyadi menyebut operasi pencarian korban KMP Putri Yasmin melibatkan berbagai unsur instansi terkait. Meliputi Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, Lanal Mataram, Kru Finns SGi Air Bali, Ditpolair Polda NTB, KSOP Lembar, BKK Lembar, SROP Lembar, JRP, BPTB, Gapasdap, DVI Biddokkes Polda NTB, Dikes Lobar, RSUD Tripat, RSUD Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, ASDP, serta Puskesmas Jembatan Kembar.
Sementara itu, pendukung pergerakan di lapangan didukung oleh pengerahan Alat Utama (Alut) yang komprehensif, di antaranya KN SAR 220 Mataram, RBB Mataram, RIB 02 Mataram, KN SAR Arjuna, RIB Nusa Penida, Helikopter Finns SGi Air Bali, KMP Portlink II, KMP Parama Kalyani, KAL Lembar, Kapal Polair KP XXI - 2015, Yacht Still Here, Yacht No Comment, serta armada ambulans dari RSUD Provinsi NTB.














![[BREAKING] KMP Putri Yasmin Rute Bali - Lombok Terbakar di Tengah Laut](https://image.idntimes.com/post/20260812/putriyasmin_41675887-21d3-441a-9238-b40f7d09b3b2.jpg)



