Mataram, IDN Times - Satuan Reserse Kriminal Polresta Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB) telah memastikan akan mengusut kasus kematian santriwati Ponpes Al Aziziyah Gunungsari, Lombok Barat berinisial NI (13) yang diduga mengalami penganiayaan. Penyidik akan segera meminta keterangan dari dokter dan pihak Ponpes Al Aziziyah.
Komisaris Polisi I Made Yogi Purusa Utama, Kasatreskrim Polresta Mataram, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya santriwati asal Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut. Korban yang diduga menjadi korban penganiayaan tersebut telah dirawat di RSUD dr. Soedjono Selong dalam keadaan koma dan menggunakan ventilator.
"Kami telah berkoordinasi dengan RSUD dr. Soedjono Selong untuk mengirimkan jenazah ke RS Bhayangkara Mataram, di mana kami akan melakukan autopsi," kata Yogi di Mapolresta Mataram, Sabtu (29/6/2024).
