Serius Investasi, Salim Group Terjunkan Dua Tim ke NTB

Mataram, IDN Times - Perusahaan raksasa nasional, Salim Group serius dengan rencana investasi bidang agribisnis dan industri di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebagai bentuk keseriusan, Salim Group menerjunkan dua tim untuk melakukan kunjungan lapangan selama sepekan ke depan.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi NTB, Amry Rakhman di Mataram, Senin (12/9/2022) mengatakan dua tim dari Salim Group yang akan mulai turun ke lapangan mulai Selasa (13/9/2022) adalah Tim Bidang Perikanan dan Kelautan serta Tim Investasi Bidang Peternakan.
1. Tim Salim Group turun lakukan survei

Amry menjelaskan tim dari Salim Group akan turun ke Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Untuk rencana investasi sektor kelautan dan perikanan, Tim Salim Group akan turun ke sejumlah TPI Perikanan di Pulau Lombok dan Sumbawa.
Sedangkan untuk investasi sektor peternakan, Tim Salim Group akan berkunjung ke Lombok Timur, salah satunya Sembalun. Sedangkan untuk sektor pertanian, kata Amry, Tim Salim Group sudah mendapatkan data yang detail tentang potensi investasi di sektor tersebut.
"Rencana investasinya di bidang agribisnis dan industri. Dia tetap bekerja sama dengan petani, nelayan dan peternak. Dia nanti bermitra dengan petani, nelayan dan peternak," jelas Amry.
2. Berencana bangun pabrik ikan di Teluk Santong Sumbawa

Amry menambahkan rencana investasi Salim Group di NTB mulai dari hulu hingga hilir. Sehingga sangat sesuai dengan program unggulan Pemprov NTB, yaitu industrialisasi.
Dalam sektor perikanan dan kelautan, Salim Group akan membangun pabrik ikan yang lebih besar dibandingkan dengan yang berada di Tuban Jawa Timur. Pabrik ikan tersebut rencananya akan dibangun di Teluk Santong Kabupaten Sumbawa.
"Pabrik ikan di Tuban, mau dikembangkan lebih besar dari itu di Teluk Santong Sumbawa," tutur Amry.
Setelah melakukan survei selama seminggu di NTB, Tim Salim Group nantinya akan membuat rencana aksi mengenai investasi mereka di NTB. Untuk rencana aksi investasi ini diperkirakan akan tuntas dalam 2 sampai 3 bulan. "Harapan kita lebih cepat lebih baik," kata mantan Staf Ahli Gubernur ini.
3. NTB beruntung

Sementara itu, Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengatakan masuknya Salim Group berinvestasi ke NTB mengatakan suatu keberuntungan. Karena perusahaan besar di Indonesia seperti Salim Group mau berinvestasi di NTB.
Dengan adanya perusahaan sebesar Salim Group berinvestasi di NTB, maka akan memberikan sinyal kepada perusahaan lainnya di Indonesia tidak ragu berinvestasi di NTB. Untuk itu, Pemprov NTB akan berusaha semaksimal mungkin memfasilitasi rencana investasi Salim Group ini.



















